RADARSOLO.COM - Jeda internasional FIFA Match Day dimaksimalkan oleh Persis Solo, salah satunya dengan menggeber eksibisi bagi pemain-pemain yang terbiasa jadi pemain cadangan di tim Persis Solo.
Setelah tujuh pertandingan Liga 1 musim ini dijalani, beberapa pemain Persis banyak yang jarang atau malah belum pernah dipasang ke kompetisi resmi. Di sektor penjaga gawang contohnya, Pancar Nur dan Gede Aditya belum diturunkan sama sekali. Persis Solo masih mengandalkan Muhammad Riyandi plus Gianluca Pandeynuwu.
Begitu pula di kompartemen belakang. Gardhika Arya dan Mochammad Zaenuri contohnya. Kedua nama tersebut sudah pernah diturunkan. Tapi masing-masing baru tampil sekali, itupun tak sampai 90 menit.
Belum lagi para pemain muda, seperti Braif Fatari, Marcell Rumkabu, hingga Fransiskus Alesandro. Mereka masih perlu membuktikan diri untuk merebut posisi di lapangan hijau.
Untuk menambah jam terbang para pemain, karteker Persis Solo Yogie Nugraha menggadakan uji coba. Termasuk yang baru saja digelar di Stadion Kebo Giro Boyolali, 11 Oktober lalu.
"Uji coba ini kami laksanakan memang 60 menit kali dua. Tapi 90 menit adalah untuk pemain yang menit bermainnya menurut kami kurang," ucap Yogie dalam tayangan resmi.
Uji coba ini guna menambah jam terbang para punggawa bond kebanggaan wong Solo. Yogie juga menekankan Persis ingin menjaga kestabilan antara seluruh tim. Termasuk pemain yang sering diturunkan maupun pemain yang minim menit bermain.
"Dan keseluruhan kami alhamdulillah menang dengan skor yang lumayan bagus," tambah Yogie.
Setali tiga uang, Manajer Persis Solo Chairul Basalamah mengaku memang banyak pemain yang belum mendapatkan kesempatan tampil.
"Dan salah satunya (cara menambah, red) adalah kita adakan uji coba dengan tim Liga 3. Tujuannya untuk memberikan kesempatan kepada pemain untuk bisa mendapatkan kesempatan bermain," tegas pria yang kerap disapa Abud tersebut. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy