RADARSOLO.COM – Eks penggawa Timnas Indonesia Stefano Lilipaly memuji kemampuan Ramadhan Sananta. Pujian tersebut terlontar usai timnya, Borneo FC bersua dengan Persis Solo pada lanjutan Liga 1 di Stadion Manahan, 19 Oktober lalu.
Walau masuk di babak kedua sebagai pemain pengganti untuk gantikan centerback Mochammad Zaenuri, Lilipaly mengakui hadirnya Sananta membawa perubahan besar dari permainan Persis di lapangan.
Di babak pertama,Persis tertinggal 1-2 atas Borneo FC, namun di babak kedua situasinya berubah. Persis berhasil mencetak dua gol, dan menutup laga dengan kemenangan 3-2.
Walau tak mencetak gol, permainan Sananta begitu merepotkan lini pertahanan Borneo FC. Bahkan gol kemenangan Persis yang dicetak Arkhan Kaka di akhir laga, terciptka karena assist Sananta.
"Ramadhan Sananta adalah penyerang lokal terbaik yang ada di Indonesia sekarang ini. Apalagi, dia juga masih muda (21 tahun)," tutur Lilipaly.
Sananta merupakan salah satu pemain kunci Persis Solo musim ini. Dia juga beberapa kali dipanggil pelatih Timnas Indonesia Shin tae-Yong untuk terjun di kualifikasi Piala Dunia. Hingga pekan ke-8 Liga 1 musim ini, pemain asal Kepulauan Riau itu baru mencatatkan 1 gol dan 1 assist.
Jumlah tersebut masih cukup jauh dari target Sananta yang ingin membukukan 15 gol di musim ini bersama Persis Solo. Target tersebut dibeberkan Sananta sendiri saat ditemui awak media di Stadion Utama GBK, Selasa (22/10).
"Baru delapan pertandingan, saya terus mencoba lebih dari musim lalu. Tahun lalu saya cuma delapan gol, mungkin bisa lebih dari 8 gol, mungkin 15 gol," tutur Sananta.
Namun di samping itu, Sananta terap mengutamakan Persis Solo meraih kemenangan. Apalagi, tren Laskar Sambernyawa saat ini tengah buruk.
Dari delapan laga, Persis Solo baru mendapatkan tujuh poin. Hasil dari dua kemenangan dan satu hasil imbang. Terbaru, Persis Solo berhasil menang tipis dengan skor 3-2 atas Borneo FC.
"Yang penting menang saja, apalagi Persis Solo belum meraih hasil yang bagus, anak-anak juga mentalnya bagus karena dapat comeback," ucap Sananta. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy