Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Karangan Bunga hingga Spanduk Kritikan untuk Persis Solo Bertebaran dalam Perayaan HUT ke-101, Tulisannya Cukup Nyelekit

Niko auglandy • Sabtu, 9 November 2024 | 00:41 WIB
Karangan bunga yang dipasang DPP Pasoepati di depan Persis Store, Jumat (8/11/2024).
Karangan bunga yang dipasang DPP Pasoepati di depan Persis Store, Jumat (8/11/2024).

RADARSOLO.COM – Elemen suporter ikut menyambut perayaan Persis Solo yang berusia 101 tahun. Pada Kamis malam (7/11) suporter melakukan konvoi keliling kota. beberapa dari mereka juga ada yang menuju ke mes pemain.

Keesokan harinya (8/11) spanduk hingga karangan bunga bertebaran di berbagai sudut kota. Tulisan yang dibentangkan ternyata sebagian besar berupa kritikan.

Seperti karangan bunga yang dipasang oleh DPP Pasoepati di Persis Store, mes dan kantor Persis Solo.

Tulisannya seperti mengisyaratkan hati suporter akan rapor buruk Persis saat ini di Liga 1.

"Tim Kebanggaan Warga Solo Raya Sedang Lara!", "Kalah, kalah, kalah, Menang, Kalah, Kalah, Seri, Menang, Kalah dan Kalah lagi", "Turut Prihatin atas Hilangnya Gairah Tim Ini" atau "Kami Rindu Prestasi Bukan Zona degradasi".

Di beberapa sudut kota Solo juga ada spanduk kritikan untuk Persis Solo yang sempat dibentangkan. Salah satunya di depan Monumen Kebangkitan Nasional, yang mana tugu ini dijadikan simbol logo Persis Solo.

Ditanya soal pemasangan karangan bunga, Presiden DPP Pasoepati Agos Warsoep mengakui ini adalah bentuk kritikan dan bahan evaluasi tim Persis dan manajemennya.

"Intinya kami ingin management segera berbenah. Bukan hanya soal coach saja, tapi orang-orang yang kurang bisa bekerja dengan baik di dalam manajemen tim seharusnya segera mundur. Harapannya owner dapat bergerak cepat sebelum terlambat, karena kalo gonta-ganti pelatih tapi manajemennya tim tidak solid ya percuma," ucapnya kepada Jawa Pos Radar Solo.

Ya, seperti yang kita ketahui kekalahan 0-2 dari PSS Sleman di Stadion Manahan, pekan lalu (3/11) membawa Persis terjerumus di zona degradasi.

Laskar Sambernyawa saat ini duduk di posisi ke-16 dari 18 peserta Liga 1 dengan tabungan 7 poin. Hasil dua kali menang, sekali seri, dan tujuh kali kalah. Tabungan poin Persis tersebut tertinggal jauh dari Borneo FC yang sudah mendulang 21 poin. Hasil dari enam kali menang, tiga seri, dan sekali kalah. (nik)

Editor : Niko auglandy
#persis solo #karangan bunga #ultah #pasoepati