RADARSOLO.COM - Dipanggilnya Muhammad Riyandi gabung kembalui di skuad Timnas Indonesia di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, tentu jadi kebahagiaan juga untuk Persis Solo.
Dia bersama Ramadhan Sananta jadi wakil Laskar Sambernyawa. Keduanya diharapkan diberi kesempatan bermain saat Garuda melawan Jepang (15/11) dan Arab Saudi (19/11) di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta.
"Ya pastinya bangga (Riyandi dipanggil Timnas Indonesia), harapan saya dia juga harus percaya diri. Timnas sekarang sudah cukup bagus, kualitasnnya berbeda dengan yang lalu-lalu," ucap Pelatih kiper Persis Solo Eddy Harto kepada awak media.
Muhammad Riyandi akan bersaing dengan dua penjaga gawang ternama. Pertama, kiper FC Dallas Maarten Paes, dan kiper Borneo FC, Nadeo Argawinata.
"Dengan saingan yang cukup berat bagi Riyandi, harapan saya Riyandi percaya diri. Nikmati, karena di latihan dia mampu melakukan semua. Apa yang kita berikan, dia mampu. Jadi Riyandi harus yakin pada kemampuan dia," tegas Eddy.
Tapi kembali lagi, siapapun yang diturunkan saat melawan Jepang dan Arab Saudi merupakan wewenang pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong (STY).
"Semua tergantung Shin Tae-yong, apakah mau memasang Riyandi atau tidak," ucap pelatih kiper berusia 63 tahun itu.
Kehadiran Maarten Paes juga kian mempersulit Riyandi untuk mendapat menit bermain. Ini lantaran, sejak resmi menjadi warga negara Indonesia, Paes jadi andalan tembok pertahanan terakhir Timnas Indonesia pilihan utama STY.
"Menurut saya itu pasti (Shin Tae-yong memilih Maarten Paes), karena pengalaman. Kualitasnya (bagus). Dia punya kepercayaan diri dan ketenangan. Seperti apapun serangan, dia tenang. Posisinya juga selalu pas. Jadi kemana dia, bola ada di situ," sambung kiper Timnas era 1980an tersebut.
Sementara itu, sebelumnya Muhammad Riyandi telah melakukan persiapan-persiapan. Dia akan coba memaksimalkan kesempatan ini. "Saya senang diberi kesempatan kembali buat memperkuat Timnas Indonesia. Ini sebagai tugas buat saya," ucap goalkeeper kelahiran 2000 tersebut dalam agenda Liga Indonesia Goes to Campus belum lama ini.
"Pastinya saya harus menyiapkan fisik saya, mental saya. Saya harus berlatih karena mulai sekarang Liga off kan harus tetap latihan untuk menjaga kebugaran saya," tutur Riyandi. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy