RADARSOLO.COM - Persiba Bantul memastikan diri sebagai salah satu peserta Liga 3 2024/2025 yang kini dikenal dengan nama Liga Nusantara. Tim berjuluk Laskar Sultan Agung ini telah mempersiapkan diri dengan serangkaian kegiatan intensif, mulai dari seleksi terbuka hingga rangkaian uji coba melawan berbagai klub dari berbagai kasta sepak bola Indonesia.
Persiapan tim dimulai dengan seleksi terbuka yang digelar pada 3–5 Oktober 2024 di Lapangan Sumberagung, Bantul. Seleksi ini bertujuan menjaring talenta baru untuk memperkuat skuad. Setelah itu, latihan perdana dilangsungkan pada 9 Oktober 2024 sebagai bagian dari pembentukan tim utama.
Bangun Chemistry lewat Rutin Uji Coba
Persiba Bantul langsung tancap gas dengan melakukan sejumlah laga uji coba untuk mengasah komposisi dan taktik tim. Laga pertama digelar pada 1 November 2024 melawan PS Baranusa di Lapangan Sumberagung. Pertandingan ini menjadi ajang pembuktian dominasi Persiba Bantul yang menang telak dengan skor 10-0.
Laskar Sultan Agung kemudian menantang PSIM Jogja, salah satu klub Liga 2, di Stadion Sultan Agung pada 5 November 2024. Meskipun lawan berasal dari kasta yang lebih tinggi, Persiba Bantul mampu menahan imbang dengan skor 1-1.
Tidak berhenti di situ, empat hari kemudian, Persiba menghadapi tantangan berat melawan PSS Sleman, klub Liga 1. Pertandingan di Lapangan Pakem Binangun itu menunjukkan perbedaan kualitas, di mana Persiba harus menyerah dengan skor 0-2.
Persiba kembali menguji kemampuannya melawan Persis Solo, klub top Liga 1 lainnya, pada 13 November 2024 di Lapangan Banyuanyar. Laga ini berakhir dengan kekalahan telak 1-4 untuk Laskar Sultan Agung. Namun, pengalaman berharga melawan tim-tim kuat ini menjadi bekal penting bagi Persiba.
Karena kompetisi Liga 1 dan Liga 2 telah bergulir, Persiba Bantul kemudian menjajal kekuatan tim-tim dari Liga 4 dan liga amatir. Pada 16 November 2024, Persiba menghadapi Cimahi Putra di Lapangan Sumberagung. Hasil akhir pertandingan ini adalah imbang 2-2.
Laga uji coba terakhir digelar pada 23 November 2024 melawan PS Murti Gading di Lapangan Murti Gading, Sanden, Bantul. Persiba menunjukkan keperkasaannya dengan menang telak 6-0.
Skuad Gabungan Pemain Lama dan Rekrutan Baru
Dalam hal komposisi pemain, Persiba Bantul memadukan pemain-pemain lama yang dipertahankan dengan sejumlah rekrutan anyar. Pemain lama yang masih menjadi andalan tim meliputi Ardiansyah Pramestu, Lintang Ariyo, Aaron Bagas Setiawan, Akbar Selang, Zazam Zaimu, dan Adi Irawan.
Sementara itu, Persiba juga mendatangkan beberapa nama baru yang menjanjikan. Di antaranya adalah Samudra Adi Gustian Putra, eks pemain Bhayangkara U-18 di Elite Pro Academy yang musim lalu bermain untuk Deltras Sidoarjo di Liga 2.
Persiba Bantul juga merekrut Govindra Rizaqa, eks kiper Persija Jakarta Elite Pro Academy, serta Fauqa Nur Ikhsan, bek tangguh yang sebelumnya memperkuat Persiba Balikpapan.
Di lini depan, Persiba mendatangkan Ardiantyo Gilang Marandarta, bomber andal yang sebelumnya membela Persipasi Bekasi. Ardiantyo baru saja meraih medali emas bersama tim Jawa Timur di PON 2024, menambah kepercayaan diri tim untuk menghadapi kompetisi mendatang.
Siap menatap Liga Nusantara
Sementara itu, Liga Nusantara 2024/2025 akan dimulai pada 13 Desember 2024 hingga 26 Februari 2025. Kompetisi ini diikuti oleh 16 klub, yang terdiri dari enam tim terdegradasi dari Liga 2 musim lalu dan sepuluh tim yang mencapai babak 16 besar Liga 3 2023/2024.
Pada babak pendahuluan, kompetisi akan dibagi ke dalam dua grup berdasarkan zonasi. Kota Solo dan Denpasar, Bali, telah ditunjuk sebagai tuan rumah untuk babak ini. Liga Nusantara akan memperebutkan tiga tiket promosi ke Liga 2. Namun, tekanan besar juga dihadapi oleh tim-tim terbawah karena delapan klub akan terdegradasi ke Liga 4.
Dengan persiapan yang matang dan komposisi tim yang solid, Persiba Bantul optimistis dapat bersaing ketat di Liga Nusantara dan berpeluang mengamankan tiket promosi ke Liga 2. Harapan besar juga disematkan kepada para pemain baru untuk membawa Laskar Sultan Agung mencapai performa terbaik mereka. (nik)
Editor : Niko auglandy