RADARSOLO.COM – Persibo Bojonegoro tengah menjadi sorotan di Liga 2 2024/2025. Meski saat ini berada di puncak klasemen Grup 3 dengan koleksi 17 poin dari delapan pertandingan, manajemen tim Angling Dharma mengambil langkah drastis dengan memecat pelatih kepala mereka, Regi Aditya.
Keputusan ini cukup mengejutkan mengingat performa Persibo yang cukup solid secara keseluruhan, dengan rapor lima kemenangan, dua hasil seri, dan baru satu kekalahan. Namun, hasil buruk dalam tiga laga terakhir menjadi alasan kuat di balik keputusan ini.
Konsultan Persibo, Eko Setyawan, menjelaskan bahwa hasil kurang memuaskan dalam tiga laga terakhir membuat manajemen kehilangan kepercayaan pada Regi. Persibo hanya mampu bermain imbang melawan RANS Nusantara FC (2-2) pada 26 Oktober, imbang 0-0 melawan Deltras FC (10 November), dan terakhir kalah 0-1 dari Gresik United FC pada 15 November.
"Target kami jelas, promosi ke Liga 1. Hasil seperti ini tidak bisa kami terima," ujar Eko tegas.
Baca Juga: Persikabo 1973 Kalah Telak dari Dejan FC di Liga 2, Ancaman Degradasi ke Liga 3 Kian Nyata
Selain Regi, asisten pelatih Dadan Sukmana dan analisis Ronald Innova juga terkena dampak keputusan ini. Keduanya turut dilepas oleh manajemen sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh.
Pasca kekalahan dari Gresik United, manajemen langsung menggelar evaluasi intens bersama Regi. Dalam diskusi tersebut, kedua pihak sepakat untuk mengakhiri kerja sama.
"Kami berterima kasih kepada coach Regi atas dedikasinya selama ini di Persibo. Namun, untuk mencapai target promosi, kami perlu mengambil langkah tegas," ujar Eko.
Baca Juga: Gol Eks Bomber Persis Solo Bawa PSIM Jogja Tumbang dari Juru Kunci Liga 2, Ini Tanggapan Seto
Tidak butuh waktu lama bagi Persibo untuk mencari pengganti. Pada 21 November 2024, Persibo resmi mengumumkan Kahudi Wahyu Widodo sebagai pelatih kepala baru. Kahudi adalah eks asisten pelatih Persis Solo musim 2020 dan mantan pelatih Persijap Jepara.
Kahudi memiliki catatan apik saat menangani Persijap musim ini. Dalam delapan pertandingan, ia berhasil membawa Laskar Kalinyamat mencatatkan empat kemenangan, tiga hasil imbang, dan hanya satu kekalahan.
Selain Kahudi, Persibo juga merekrut Indriyanto Nugroho sebagai asisten pelatih. Indriyanto merupakan mantan pemain Timnas Indonesia dan legenda Pelita Jaya. Kehadirannya diharapkan dapat menambah kekuatan strategis Persibo dalam mengarungi sisa kompetisi.
"Semoga bersama coach Kahudi dan tim pelatih yang baru, target untuk promosi ke Liga 1 bisa terwujud," ujar Eko optimistis.
Saat ini, Persibo Bojonegoro berada di puncak klasemen Grup 3 dengan koleksi 17 poin. Namun, persaingan di Grup 3 semakin ketat, sehingga pergantian pelatih ini menjadi taruhan besar bagi manajemen.
Dengan delapan laga tersisa, Kahudi memiliki tugas berat untuk menjaga konsistensi tim dan mewujudkan mimpi promosi ke Liga 1.
Langkah berani manajemen ini menjadi sorotan publik, terlebih mengingat posisi Persibo yang berada di puncak klasemen. Keputusan ini akan menjadi ujian bagi Kahudi Wahyu Widodo dan tim barunya untuk membuktikan bahwa mereka layak membawa Angling Dharma ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. (nik)
Editor : Niko auglandy