RADARSOLO.COM - Tiga kekalahan beruntun di Liga 1 sangat menampar punggawa Persis Solo. Tak terkecuali punggawa Persis Solo asal Jepang, Sho Yamamoto. Sho tak menepis, situasi ini sangat sulit baginya dan skuad Laskar Sambernyawa.
Selama sebelas pertandingan Liga 1, performa Laskar Sambernyawa angin-anginan. Ditempa cedera berat pemain inti, seperti bek asal Brasil Ricardo Lima. Hingga pergantian beberapa pelatih.
Awalnya, Laskar Sambernyawa meneruskan kerja sama dengan Milomir Seslija. Musim lalu, juru taktik asal Bosnia-Herzegovina tersebut mampu membangkitkan Persis Solo dari keterpurukan usai Leonardo Medina lengser.
Sayang, jalan Milomir Seslija dengan Persis Solo di musim 2024/2025 tak mulus. Persis mengawali kompetisi dengan tiga kekalahan tragis. Salah satunya Derby Jateng melawan PSIS Semarang. Hingga pada akhirnya, Milomir Seslija out pada September lalu.
Selepas kepergian Milo, manajemen menunjuk Yogie Nugraha sebagai caretaker dengan dukungan penuh dari tim kepelatihan lain bersama Tithan Wulung, Eddy Harto, dan Felipe Chaves.
Meski begitu, performa Persis Solo masih belum memuaskan. Hingga pada akhirnya Persis Solo mendatangkan Muhammad Hanafing sebagai pelatih yang membantu skuad Persis. Hanya saja, Persis masih terpuruk hingga sekarang ini.
Sebagai salah satu pemain, Sho Yamamoto tak menepis keadaan ini. Meski demikian, pemain asal Jepang tersebut bertekad untuk tidak menyerah.
"It's a very difficult situation but we won't give up. If you give up, you shouldn't be here (Ini adalah situasi yang sangat sulit, tetapi kami tidak akan menyerah. Jika Anda menyerah, Anda seharusnya tidak berada di sini)," tulis Sho pada story Instagram resminya (@yamamotosho1112). (nis/nik)
Editor : Niko auglandy