RADARSOLO.COM – Datuk Ong Kim Swee adalah nama besar dalam dunia sepak bola Malaysia. Sebagai mantan pemain yang pernah membawa timnya meraih berbagai trofi, hingga menjadi pelatih dengan segudang prestasi, karir Ong penuh dengan cerita gemilang.
Baru-baru ini, Ong memutuskan mundur dari Sabah FC, klub Liga Super Malaysia yang telah ia tangani sejak 2021.
Keputusannya ini menandai akhir dari babak yang penuh kesuksesan bersama The Rhinos dan membuka spekulasi mengenai masa depan karirnya, termasuk rumor bahwa ia akan bergabung dengan Persis Solo.
Sebagai pemain, Ong Kim Swee memulai karirnya bersama klub Malaka pada awal 1990-an. Ia juga menjadi bagian dari tim Olimpiade Malaysia yang dijuluki Barcelona 1992 di bawah asuhan Chow Kwai Lam.
Pada tahun 1993, dia pindah ke Sarawak FA, di mana ia bermain selama dua musim. Perpindahannya ke Sabah FA pada akhir 1994 sempat memicu kontroversi, tetapi justru menjadi awal dari periode paling sukses dalam karirnya.
Bersama Sabah FA, Ong meraih dua gelar bergengsi, yakni Piala FA Malaysia pada 1995 dan M-League pada 1996. Sayangnya, cedera serius memaksanya pensiun lebih awal pada tahun 1998 saat ia kembali bermain untuk Malaka.
Di level internasional, Ong mencatat debut penuh bersama Timnas Malaysia pada 22 September 1994 dalam laga melawan Kuwait. Ia juga menjadi bagian dari skuad Malaysia di Asian Games 1994.
Salah satu momen paling dikenang adalah saat ia membela tim Seleksi Malaysia yang berhasil menahan imbang Flamengo 1-1 dalam laga eksibisi pada tahun 1995.
Setelah pensiun, Ong Kim Swee memulai karir kepelatihannya bersama Malacca FA pada tahun 2005. Namanya semakin dikenal ketika ia menjadi pelatih kepala Harimau Muda pada tahun 2009, menggantikan K. Rajagopal.
Di bawah asuhannya, Harimau Muda meraih gelar Liga Premier Malaysia 2009, pencapaian yang luar biasa untuk tim yang berisi pemain muda.
Sebagai pelatih Timnas Malaysia U-23, Ong mencetak sejarah dengan membawa tim meraih medali emas SEA Games 2011. Kemenangan ini menegaskan posisinya sebagai salah satu pelatih terbaik di Asia Tenggara.
Pada tahun 2017, Ong kembali memimpin Malaysia U-23 ke final SEA Games, meski harus puas dengan medali perak setelah kalah dari Thailand.
Di level senior, Ong sempat menjabat sebagai pelatih kepala Timnas Malaysia pada tahun 2015 setelah Dollah Salleh mundur. Meski menghadapi tantangan berat di kualifikasi Piala Dunia, ia tetap mendapatkan kepercayaan untuk memperpanjang kontraknya hingga 2016.
Selain itu, Ong juga membawa Harimau Muda A bersaing di Liga Premier Nasional Queensland Australia pada 2014, sebuah langkah besar dalam meningkatkan pengalaman internasional para pemain muda Malaysia.
Pada Oktober 2021, Ong Kim Swee ditunjuk sebagai pelatih kepala Sabah FC, klub yang kini dibela oleh Saddil Ramdani, gelandang Timnas Indonesia. Di bawah kepemimpinannya, Sabah FC mengalami peningkatan performa yang signifikan, baik di Liga Malaysia maupun Piala Malaysia.
Selama memimpin Sabah FC, Ong mencatatkan rekor yang impresif: 49 kemenangan, 12 hasil imbang, dan 25 kekalahan dari total 86 laga. Meski demikian, Ong memutuskan mundur dari posisinya setelah membawa Sabah menang telak 4-0 atas Putrajaya Athletic di babak 16 besar Piala Malaysia.
Keputusan ini mengundang banyak spekulasi, termasuk rumor bahwa ia akan bergabung dengan Persis Solo di Liga 1 Indonesia.
Jika benar Ong Kim Swee bergabung dengan Persis Solo, ini akan menjadi tantangan besar dalam karirnya. Persis Solo saat ini berada di zona degradasi Liga 1, menempati peringkat ke-16 dari 18 tim.
Sebagai pelatih yang dikenal memiliki strategi matang dan pendekatan personal yang baik kepada pemain, Ong diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi Laskar Sambernyawa.
Rumor ini semakin kuat setelah manajemen Sabah FC memberikan ucapan perpisahan resmi kepada Ong, dan Ong sendiri menyampaikan pesan emosional melalui media sosial. "Kami berharap kesuksesan di sini menjadi kesuksesan yang lebih besar di tempat baru," tulis Ong di akun resmi Sabah FC. (nik)
Prestasi Karir Ong Kim Swee
Sebagai Pemain:
- Piala FA Malaysia: 1995 (Sabah FA)
- M-League: 1996 (Sabah FA)
Sebagai Pelatih:
- Liga Premier Malaysia: 2009 (Harimau Muda)
- Medali Emas SEA Games: 2011 (Malaysia U-23)
- Medali Perak SEA Games: 2017 (Malaysia U-23)