Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Persekat Tegal vs Persijap Jepara Terjadi Insiden Memalukan di Liga 2, Komdis PSSI Bertindak

Niko auglandy • Jumat, 29 November 2024 | 04:35 WIB
Logo Persekat Tegal
Logo Persekat Tegal

RADARSOLO.COM - Pertandingan Liga 2 antara Persekat Tegal dan Persijap Jepara yang digelar di Stadion Trisanja pada 9 November 2024 meninggalkan jejak insiden yang mengharuskan Komite Disiplin (Komdis) PSSI turun tangan.

Laga yang berakhir dengan kemenangan Persijap Jepara 3-1 itu tidak hanya menyajikan aksi di lapangan, tetapi juga diwarnai ketegangan yang melibatkan ofisial dari kedua tim. Sidang Komdis PSSI yang digelar pada 18 November dan hasilnya diumumkan pada 25 November 2024 memutuskan sejumlah sanksi untuk berbagai pelanggaran yang terjadi.

Salah satu insiden paling serius adalah tindakan Kusman, ofisial dari tim Persekat, yang dinilai melakukan penyerangan terhadap ofisial tim Persijap Jepara.

Atas tindakannya tersebut, Kusman dijatuhi hukuman larangan berpartisipasi dalam pertandingan sebanyak enam laga. Keputusan ini mencerminkan komitmen Komdis PSSI untuk menjaga disiplin dan profesionalisme di lingkungan sepak bola nasional.

Tak hanya individu, Panitia Pelaksana (Panpel) Pertandingan Persekat juga menerima teguran keras dari Komdis PSSI. Teguran tersebut diberikan karena terjadi insiden penyerangan terhadap ofisial tim Persijap Jepara. Meskipun pelaku berhasil diamankan dengan cepat, kejadian ini tetap dianggap sebagai pelanggaran yang menunjukkan kurangnya pengawasan dan pengendalian dalam pertandingan.

Di sisi lain, insiden juga melibatkan Jatmiko Adjie Kusuma, ofisial tim Persijap Jepara, yang mendapatkan teguran keras atas tindakannya melakukan selebrasi secara berlebihan. Selebrasi tersebut dinilai memancing reaksi dari tim lawan dan berkontribusi pada meningkatnya tensi di lapangan.

Teguran ini menjadi pengingat bahwa semua pihak, termasuk pemenang, harus menjaga sikap sportif dan menghindari provokasi.

Pertandingan ini menjadi cerminan pentingnya pengelolaan emosi dan disiplin di dalam dunia sepak bola. Kompetisi Liga 2 bukan hanya tentang adu keterampilan di lapangan, tetapi juga menjadi ajang untuk menunjukkan sikap profesional dan menjunjung tinggi sportivitas.

Keputusan Komdis PSSI atas berbagai insiden ini menjadi pengingat bahwa pelanggaran, baik di dalam maupun di luar lapangan, akan mendapatkan konsekuensi. Dengan adanya sanksi ini, diharapkan semua pihak yang terlibat dalam kompetisi dapat lebih menjaga profesionalisme dan menciptakan atmosfer pertandingan yang lebih sehat dan kompetitif di masa mendatang. (nik)

 

Editor : Niko auglandy
#komdis #persijap jepara #Persekat Tegal #liga 2