Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Suporter Persis Solo Boikot Dukungan Saat Laga Lawan Barito Putera, Ini Tuntutan Mereka: Tiga Nama Disorot

Mannisa Elfira • Rabu, 4 Desember 2024 | 04:11 WIB

 

Elemen komunitas suporter Persis Solo membentangkan spanduk kritikan saat jalani aksi boikot di Stadion Manahan, Selasa malam (3/12).
Elemen komunitas suporter Persis Solo membentangkan spanduk kritikan saat jalani aksi boikot di Stadion Manahan, Selasa malam (3/12).
 

RADARSOLO.COM - Elemen-elemen suporter Persis Solo kompak melakukan aksi boikot serentak. Mereka memilih berdiri di luar Stadion Manahan dibanding menyaksikan langsung laga antara Persis Solo melawan Barito Putera, Selasa (3/12) malam.

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Solo, para suporter berbaju hitam sampai di Stadion Manahan pukul 19.39. Ribuan orang tersebut menerobos masuk lewat pintu selatan Stadion Manahan.

Sepanjang perjalanan, suporter menyerukan sejumlah kalimat protes. Tanpa tangan kosong, mereka juga membawa beberapa spanduk. Seperti 'Love Persis Hate Manajemen', 'Management bobrok! Persis Solo diobok-obok #abudout #arizalout #yogieout', 'Politik terus, bal e ra diurus', dan lain sebagainya.

"Aksi hari ini yang jelas masih sama dengan tuntutan sebelumnya. Sejauh ini kami melihat kondisi Persis tambah terpuruk. Kemarin masih di pertengahan (klasemen), sekarang di zona degradasi. Kami ingin ada perubahan," ucap salah satu perwakilan aksi kepada awak media yang enggan namanya dikorankan.

"Perubahan pelatih mungkin sudah menjadi salah satu opsi. Tapi pergantian pelatih selalu menjadi siklus yang sama. Mulai dari Jacksen F. Tiago, Leonardo Medina, hingga Milomir Seslija. Ini selalu berulang," sambungnya.

Menurut para suporter, lanjutnya, permasalahan bukan hanya di tim. Namun juga ada di manajemen Laskar Sambernyawa. Yang paling mencolok bagi suporter adalah pergantian pemain.

"Dari kemarin beberapa pemain diganti, nyatanya pemain sekarang tidak lebih baik dibanding kemarin. Itu menjadi sorotan bagi kami. Ada apa? musim lalu pemain sudah klik. Meskipun tidak bisa menampilkan permainan terbaik yang kami harapkan, tapi mereka bisa main lebih baik dibanding sekarang," paparnya.

Suporter juga menyoroti mengenai harmonisasi tim. Mereka menganggap ini semua ada campur tangan dari karteker Persis pengganti Milomir Seslija, yakni Yogie Nugraha.

"Kemarin kami sempat meneriakan Milo Out, tapi setelah kami cari tahu ternyata ada ketidakharmonisan yang disebabkan oleh seorang Yogie. Saat menelusuri latar belakang Yogie, hal yang sama pernah terjadi waktu dia di Bali United," jelasnya.

"Sekarang kami menuntut tiga orang yang kami sebutkan Yogie, Abud, Rizal keluar dari Persis. Kami menganggap mereka merusak mulai dari segi tatanan manajemen hingga harmonisasi tim," dalihnya.

Disinggung mengenai peserta aksi, dia tidak bisa memastikan jumlahnya. Namun, peserta aksi berada dari hampir semua elemen suporter Persis Solo.

Ya dari pantauan Jawa Pos Radar Solo di dalam stadion, tak ada anggota Surakartans, Ultras 1923, Pasoepati, Garis Keras Sambernyawa hingga First Mangkoenegoro yang hadir. Mereka kompak tak masuk ke dalam stadion, dan terlihat tribun yang biasa mereka duduki kosong melompong.

"Karena di malam sebelumnya saat kami berkumpul, kami mengerucutkan apa sih tuntutan kami. Setiap elemen berkumpul menjadi satu," ungkapnya.

Dia pun menambahkan, aksi boikot ini kemungkinan besar akan berlanjut pada seluruh pertandingan home di Desember. Mungkin akan berakhir jika manajemen memberi tindak lanjut.

"Kalau nanti ada suatu perbaikan atau ada dari manajemen yang memberi tanggapannya mengenai aksi ini atau memberi pandangannya bahwa orang orang yang kami sebutkan keluar, aksi ini mungkin bisa segera diakhiri," jelasnya.

Sementara itu, suporter tetap berada di luar stadion Manahan saat pertandingan berlangsung. Mereka tak henti-hentinya menyerukan kritikan. Bahkan mereka juga membakar flare hingga kembang api di luar lapangan mulai pukul 20.40-an. (nis/nik)

 

 

Editor : Niko auglandy
#persis solo #liga 1 #barito putera