RADARSOLO.COM - Elemen-elemen suporter Laskar Sambernyawa -sebutan Persis Solo- bisa sedikit bernapas lega. Setelah melakukan aksi dengan sejumlah tuntutan, manajemen Persis Solo akhirnya memberi tindak lanjut secara cepat.
Tindak lanjut yang dimaksud adalah membebastugaskan beberapa nama yang didesak oleh suporter. Seperti Chairul Basalamah (eks manajer klub), Arizal Perdana Putra (eks direktur bisnis klub), dan Yogie Nugraha (eks karteker dan asisten pelatih klub).
Yang mengejutkan lagi, manajemen juga mengumumkan keluarnya Muhammad Hanafing. Pelatih asal Makassar itu sendiri baru didatangkan pada Oktober kemarin, tugasnya membantu tim dalam masa transisi pelatih kepala.
"Yang jelas dari suporter mengapresiasi tindakan cepat dari management. Dan sudah layaknya tribun kembali dipenuhi dan di gemuruhkan kembali," ucap perwakilan Ultras 1923 Beto kepada Jawa Pos Radar Solo.
"Tinggal satu yang dinginkan suporter adalah perbaikan komposisi tim agar lebih dapat bersaing di Liga 1 musim ini," sambung Beto.
Dalam hal ini, Beto juga mengucapkan terima kasih kepada Direktur Persis Alfonso Dompas. Yang mana pada saat aksi juga turut menemui para suporter yang berada di luar Stadion Manahan, Selasa (3/12).
"Sekali lagi terimakasih pada Ivan Alfonso Dompas yang sudah mengambil alih kepengurusan tim untuk saat ini. Mari berjalan lagi bersama, mari keluar dari jurang degradasi bersama, kembali mengharmoniskan management, tim, dan suporter," tutur Beto.
Setali tiga uang, Wasekjen DPP Pasoepati Isnaini turut mengapresiasi tindak cepat manajemen Persis Solo. Pihaknya berterima kasih kepada manajemen yang telah menepati janji dalam waktu 1x24 jam akan mengeluarkan keputusan dari tuntutan suporter.
"Syukur alhamdulillah manajemen telah merespon dengan baik tuntutan dari kami, yang notabene empat nama tersebut menurut kami yang paling bertanggungjawab yang menjadikan tim Persis Solo seperti ini," ulasnya.
Perwakilan elemen-elemen suporter Persis Solo juga sempat bertemu dengan manajemen. Mereka membahas mengenai aksi plus harapan perihal Persis Solo ke depannya.
"Untuk saat ini belum ada keputusan dari organisasi (mengenai kelanjutan aksi boikot), kita akan berkoordinasi dengan komunitas lain tentang langkah apa kedepan yang harus dilakukan dalam menanggapi jawaban manajemen saat pertemuan kemarin malam," ujar Isna. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy