RADARSOLO.COM – Derby Jawa Timur dalam lanjutan Liga 1 2024/2025 antara Persebaya Surabaya dan Arema FC berlangsung seru dan penuh drama di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Sabtu, 7 Desember 2024.
Laga ini tidak hanya menyuguhkan permainan menarik, tetapi juga ketegangan yang semakin memuncak di sepanjang pertandingan.
Persebaya Surabaya tampil mengesankan di babak pertama dengan membuka keunggulan lebih dulu. Flavio Antonio Da Silva membawa timnya unggul 1-0 pada menit ke-17 lewat gol yang tercipta setelah sebuah serangan cepat.
Baca Juga: Lini Depan Persis Solo di Liga 1 Masih Tumpul, Ini Masukan Ong Kim Swee di Ruang Ganti
Keunggulan tersebut semakin diperbesar hanya empat menit kemudian, ketika Malik Risaldi menambah gol menjadi 2-0 pada menit ke-21. Keduanya berhasil memanfaatkan kelemahan pertahanan Arema yang kurang disiplin di awal-awal laga.
Namun, drama tercipta pada menit ke-45, ketika Arema FC mendapat kesempatan untuk memperkecil ketertinggalan.
Skor berubah menjadi 2-1 setelah terjadi gol bunuh diri oleh bek asing Persebaya, Slavko Damjanovic, yang gagal mengantisipasi bola yang mengarah ke gawangnya sendiri.
Gol tersebut terjadi jelang turun minum dan membuat pertandingan semakin memanas. Babak pertama berakhir dengan skor 2-1 untuk keunggulan Persebaya.
Di babak kedua, tensi pertandingan semakin tinggi.
Arema FC, yang tertinggal, berusaha keras menyamakan kedudukan, sementara Persebaya berusaha mempertahankan keunggulannya. Pada menit ke-80, drama kembali muncul ketika wasit menunjuk titik putih setelah melakukan pengecekan melalui VAR.
Wasit memutuskan bahwa bek Persebaya Surabaya melakukan pelanggaran di kotak penalti, memberikan Arema peluang emas untuk menyamakan kedudukan.
Kapten Persebaya, Bruno Moreira Soares, yang sudah mendapatkan kartu kuning di menit ke-24, kemudian menerima kartu merah setelah pelanggaran tersebut, meninggalkan Persebaya bermain dengan 10 pemain.
William Moreira Da Silva Marcílio, yang menjadi algojo, sukses menjalankan tugasnya dengan baik dan mencetak gol penalti pada menit ke-83, mengubah skor menjadi 2-2 dan memberi Arema harapan untuk meraih poin.
Namun, drama belum berakhir. Pada masa injury time, Persebaya mendapatkan hadiah penalti setelah terjadi pelanggaran di kotak terlarang.
Flavio, yang sebelumnya mencetak gol pembuka, kembali menjadi algojo dan sukses mengeksekusi penalti dengan sempurna. Gol tersebut membawa Persebaya kembali unggul 3-2, dan skor ini bertahan hingga pertandingan berakhir.
Dengan kemenangan dramatis ini, Persebaya Surabaya berhasil memenangkan Derby Jatim dan meraih tiga poin penuh di hadapan ribuan Bonek, pendukung setia mereka. Kemenangan ini tidak hanya memuaskan para penggemar, tetapi juga semakin mempertegas kualitas tim Bajul Ijo di Liga 1 musim ini. (nik)
Editor : Niko auglandy