RADARSOLO.COM - PSS Sleman melempem saat melawan Persib Bandung dalam laga lanjutan Liga 1. Dalam laga yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Senin (9/12), Persib sukses menundukkan PSS dengan skor 2-1.
Kemenangan ini memperpanjang status Persib sebagai satu-satunya tim yang belum terkalahkan di Liga 1 musim ini.
Hasil ini jelas jadi bekal yang kurang baik untuk PSS jelang menatap laga selanjutnya melawan PSM Makassar di Stadion Batakan, Jumat (13/12).
“Ini kekalahan tiga kali beruntun kami, mulai dari PSBS Biak (0-1, 22 November), Dewa United FC (1-2, 3 Desember) dan Persib Bandung (1-2). Menurut saya hasil pertandingan hari ini tidak adil bagi kami, seharusnya kami bisa meraih satu poin,” kata Head Coach PSS Sleman Mazola Junior.
Di lain sisi, jalannya laga melawan Persib memang tak mudah dilalui anak-anak Bumi Sembada. PSS sejatinya berhasil memimpin lebih dulu pada menit ke-19 melalui aksi Nicolao Manuel Dumitru Cardoso.
Namun, keunggulan PSS hanya bertahan satu menit. Persib langsung merespons cepat melalui striker andalan mereka, David da Silva.
Memanfaatkan bola liar di kotak penalti, David melepaskan tembakan keras yang gagal diantisipasi oleh kiper PSS, membuat skor imbang 1-1. Persib akhirnya memastikan kemenangan di akhir laga, tepatnya lewat gol di menit ke-80.
Kali ini, Tyronne Gustavo Del Pino Ramos mencatatkan namanya di papan skor.
Dengan kemenangan ini, Persib Bandung kini mengoleksi 26 poin dari 12 pertandingan. Mereka mencatatkan tujuh kemenangan, lima hasil imbang, dan belum sekalipun menelan kekalahan.
Rekor ini menempatkan mereka di posisi ketiga klasemen sementara Liga 1 2024/2025.
Sebaliknya, hasil buruk ini membuat PSS Sleman harus puas berada di posisi ke-15 dengan raihan delapan poin. Situasi ini semakin menekan tim berjuluk Super Elang Jawa itu yang harus segera bangkit untuk keluar dari zona papan bawah.
“Gol kedua Persib menjadi ketidakberuntungan bagi PSS karena bola berbelok menyentuh salah satu pemain sehingga tidak dapat diantisipasi oleh Alan. Ini membuat kekalahan terasa sakit buat kami karena faktor ketidakberuntungan,” tegas Mazola Junior.
Coach Mazola mengakui bahwa Persib memiliki keunggulan dalam memanfaatkan celah sekecil apapun yang terjadi di PSS. Pria bersuara berat ini mengklaim bahwa hal tersebut membuatnya harus menerima kekalahan secara beruntun untuk ketiga kalinya.
“Mengenai taktik pertandingan, tereksekusi dengan baik di lapangan, hal ini terlihat dari sedikitnya peluang Persib mencetak gol di babak pertama sementara para pemain menjalankan taktik yang saya minta dengan baik,” ungkapnya. (nik)
Editor : Niko auglandy