RADARSOLO.COM - Persiku Kudus memanfaatkan kesempatan bursa transfer Liga 2 2024/2025 dengan mendatangkan pemain baru yang diharapkan dapat memberikan dampak positif untuk tim.
Pemain baru yang baru saja didatangkan adalah Hapidin. Dia pemain yang berposisi seorang winger dan gelandang serang.
Hapidin terkenal memiliki ciri khas tendangan jarak jauh yang akurat. Kehadiran Hapidin di pertengahan musim ini disambut dengan antusias oleh manajemen dan pendukung setia Persiku Kudus.
Melalui akun Instagram resminya (@persiku-kudus), klub mengumumkan bahwa kecepatan dan kreativitas Hapidin akan memperkuat lini serang Macan Muria untuk musim ini.
"Hapidin joins the pride! Kecepatan dan kreativitas Hapidin kini resmi menjadi bagian dari kekuatan Persiku Kudus. Dengan segala kemampuan, berikan yang terbaik untuk masyarakat Kudus. Let's give him our full support," tulis klub tersebut.
Karir sepak bola Hapidin dimulai dengan gemilang pada 2014. Saat itu dia menjadi pencetak gol terbanyak di Divisi 1 Liga Indonesia (kasta ketiga Liga Indonesia saat itu).
Selama bertahun-tahun, pemain asal Indonesia ini telah menghabiskan waktu di berbagai klub besar.
Dia pertama kali tampil di liga profesional bersama Persibat Batang pada 2012, dan bertahan hingga 2017.
Setelah itu, dia melanjutkan karirnya di beberapa klub lainnya, seperti PSIS Semarang pada 2017–2018, serta Persiraja Banda Aceh pada 2018.
Tidak lama kemudian, Hapidin kembali ke Persibat Batang pada musim 2018. Sebelum akhirnya bergabung dengan Persis Solo di Liga 2 2019.
Di Persis Solo, dia bermain hingga 2020. Sayang Liga 2 20220 batal digelar karena Covid-19, jadi dia hanya menjalani berbagai latihan bersama Persis pada 2020.
Pada 2021, Hapidin melanjutkan karirnya dengan bergabung bersama Persijap Jepara dan kemudian PSIM Jogja.
Di PSIM Jogja, hapidin menghabiskan dua setengah musim. Dari 2020 hingga 2023. Dia hanya tampil dalam 17 laga bersama PSIM dalam 2,5 musim. Dia mencatatkan satu gol dan satu assist buat Laskar Mataram.
Keberadaannya di tim ini turut memberikan kontribusi pada lini serang meski penampilannya terbatas akibat beberapa cedera dan pergantian pelatih.
Pada paruh kedua Liga 2 2023/2024, Hapidin memilih untuk melanjutkan perjalanan sepak bolanya dengan Persela Lamongan.
Meskipun hanya bermain dalam enam laga bersama Persela, dia tetap menunjukkan kualitasnya sebagai pemain yang bisa diandalkan dalam serangan balik dan skema menyerang dari sisi sayap.
Musim ini, Hapidin akhirnya memutuskan untuk melanjutkan langkahnya dengan bergabung dengan Persiku Kudus di pertengahan musim Liga 2 2024/2025.
Keputusan untuk bergabung dengan Persiku Kudus adalah langkah baru dalam karier Hapidin.
Dengan kecepatan dan kemampuannya dalam menciptakan peluang dari sayap, dia diharapkan dapat menjadi pemain kunci bagi Persiku dalam upayanya meraih hasil terbaik di musim ini.
Kekuatan fisik, kreativitas, dan visi bermain yang dimiliki Hapidin menjadi salah satu alasan mengapa Persiku Kudus memilihnya sebagai tambahan amunisi di lini serang.
Seiring dengan bergabungnya Hapidin, klub berharap dia bisa langsung beradaptasi dengan gaya bermain tim dan berkontribusi dalam setiap pertandingan.
Para penggemar Persiku Kudus pun berharap banyak pada pemain berpengalaman ini untuk dapat membantu tim mencapai tujuan mereka di Liga 2, sekaligus memberikan yang terbaik untuk masyarakat Kudus.
Dengan perjalanan karier yang panjang, mulai dari Divisi Satu hingga kini, Hapidin adalah contoh dedikasi tinggi dalam dunia sepak bola Indonesia.
Meskipun telah bermain di berbagai klub dan menghadapi banyak tantangan, dia selalu berusaha memberikan kontribusi maksimal untuk timnya. Kini, di usia yang semakin matang, Hapidin siap menghadapi tantangan baru bersama Persiku Kudus, membawa tim menuju kesuksesan di Liga 2 2024/2025. (nik)
Editor : Niko auglandy