Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features

Prediksi Persis Solo vs PSBS Biak di Liga 1: Waktunya Balas Kepercayaan

Mannisa Elfira • Senin, 16 Desember 2024 | 14:47 WIB
Gelandang Persis Solo Gonzalo dikawal ketat pemain Arema FC di Stadion Soepriadi, Blitar, Kamis (12/12/2024).
Gelandang Persis Solo Gonzalo dikawal ketat pemain Arema FC di Stadion Soepriadi, Blitar, Kamis (12/12/2024).

RADARSOLO.COM - Suporter Persis Solo sepertinya sudah melepas label boikot yang sempat mereka gaungkan ke Laskar Sambernyawa di laga kandangnya di Liga.

Seperti yang sempat dilakukan saat laga melawan Barito Putera, 3 Desember lalu.

Bisa jadi pemain ke-12 dari berbagai komunitas akan kembali memadati Stadion Manahan, Senin malam (16/12/2024). Tepatnya mendukung perjuangan Kunde dkk melawan PSBS Biak di laga lanjutan Liga 1.

Satu poin dari Blitar usai menahan seri Arema FC, tentu jadi sinyal baik buat Persis unjuk gigi melawan PSBS Biak.

Pelatih baru Persis Solo Ong Kim Swee tentu sudah gregetan untuk memberikan kemenangan perdananya bersama Persis.

Seperti yang kita ketahui, dalam tiga laga terakhir mengawal Persis, rapornya hanya dua kali seri dan sekali kalah.

"Kami harus memelihara bagaimana cara kami main di Blitar pada babak kedua. Di mana kami bermain dengan amat baik, terutamanya menunjukkan sikap positif. Kami tidak boleh menganggap mudah dari awal permainan," ulas OKS -sapaan akrab Ong Kim Swee-.

Menilik ke belakang, Laskar Sambernyawa memiliki catatan mentereng saat berjumpa dengan PSBS Biak. Pada pertarungan Liga 2 2019, Persis selalu membekuk PSBS. Rinciannya 0-1 saat bertandang plus 3-0 saat main di kandang.

Sayang, saat debut di Liga 1 PSBS mempunyai trek bagus ketika tampil di kandang lawannya.

Pada empat pertandingan tandang terakhir, PSBS menyikat tuan rumahnya tiga kali. Yakni Persik Kediri, PSS Sleman, dan Barito Putera. Mereka baru sekali terjungkal, itupun saat dijamu klub papan atas Borneo FC.

Melihat catatan tersebut, OKS tak gentar. Menurutnya, lapangan di mana tim bermain memang penting. Hanya saja, yang paling krusial adalah bagaimana pemain menjalankan taktik yang sudah direncanakan.

"Penting untuk setiap pemain memahami apa yang perlu kami lakukan. Terutama dari segi taktikal kami. Penting untuk memiliki lapangan yang cukup baik tapi pada waktu yang sama kami harus fokus taktik yang ingin kami lakukan," jelas juru taktik berdarah Malaysia tersebut.

Di laga terakhir Moussa Sidibe absen karena akumulasi kartu. Ketika ditanya apakah pemain asal Mali tersebut dipastikan akan dimainkan melawan PSBS, OKS belum bisa memastikan.

"Siapapun yang diturunkan 11 pemain utama harus mengekalkan prestasinya, terutama saat babak kedua lawan Arema. Kami harus bermula dari situ dan meneruskan perjuangan ini," ucap OKS.

"Tidak ada istilah, kami hanya memerlukan 11, 12, 13, ataupun 14 pemain. Bagi saya, semua pemain yang berada di tim Persis harus bersiap sedia, terutamanya jika mereka diturunkan," tambahnya.

Di sisi lain, perwakilan pemain Persis Solo Irfan Jauhari memiliki tekad yang bulat demi mendongkrak posisi Persis di klasemen sementara. Sebagai pengingat, Laskar Sambernyawa masih terjerembab di posisi ke-17.

"Tentunya hasil kemarin (lawan Arema) memang kurang bagus. Tapi kami memperlihatkan perkembangan bagus sebagai tim yaitu daya juang hingga menit terakhir. Kami sebagai pemain tetap yakin bisa melakukan lebih baik lagi untuk memperbaiki klasemen kami di Liga 1," pungkas Jauhari. (nis/nik)

 

Editor : Niko auglandy
#ong kim swee #persis #liga 1 #stadion manahan #psbs biak