Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

BCS Ultimatum PSS Sleman: Manajemen Bobrok, Segera Berbenah!

Niko auglandy • Selasa, 17 Desember 2024 | 15:53 WIB
 
Ilustrasi koreografi Brigata Curva Sud saat mendukung PSS Sleman berlaga di ajang Piala Presiden 2022 di Stadion Manahan Solo. (M. IHSAN/RADAR SOLO)
Ilustrasi koreografi Brigata Curva Sud saat mendukung PSS Sleman berlaga di ajang Piala Presiden 2022 di Stadion Manahan Solo. (M. IHSAN/RADAR SOLO)
RADARSOLO.COM - Suporter fanatik PSS Sleman, Brigata Curva Sud (BCS), meluapkan kekecewaannya terhadap kinerja manajemen tim lewat pernyataan resmi yang diunggah di akun Instagram @bcsxpss.1976.
 
Pernyataan bertajuk "Manajemen Bobrok" itu menyoroti berbagai permasalahan yang dinilai menjadi penyebab keterpurukan Super Elja di Liga 1 musim 2024/2025.

Dalam unggahan tersebut, BCS merangkum tiga tuntutan utama hasil dari pertemuan mereka dengan manajemen PSS Sleman pada Selasa, 10 Desember 2024, di Omah PSS:

1-Evaluasi Menyeluruh

BCS menegaskan perlunya evaluasi total terhadap rentetan hasil buruk yang mendera PSS Sleman musim ini. Sisa pertandingan bulan ini akan menjadi tolak ukur bagaimana manajemen bekerja dalam membenahi tim.

2-Profesional dalam Administrasi

BCS menyoroti masalah administratif yang terus berulang, termasuk sanksi FIFA yang menimpa PSS. Menurut mereka, sanksi tersebut adalah bentuk ketidakprofesionalan yang memalukan dan tidak bisa disepelekan. BCS mendesak manajemen segera menyelesaikan masalah ini.

3-Maksimalkan Bursa Transfer Desember

Buruknya performa PSS di lapangan dinilai sebagai akibat dari buruknya proses scouting pemain. BCS mendesak manajemen untuk memanfaatkan bursa transfer Desember secara maksimal guna mendatangkan pemain-pemain berkualitas yang bisa mengangkat performa tim.

Baca Juga: Catatan Persis Solo Lawan PSS Sleman: Masih Tampil Tak Konsisten

Dengan nada tegas, BCS menutup pernyataan tersebut dengan kalimat keras:

"Mosok arep kapusan terus? Dari tiga poin ini, kami menuntut keseriusan manajemen untuk menyelesaikan permasalahan yang ada. Sisa pertandingan sebelum jeda musim akan menjadi tolak ukur. Selesaikan, atau kami bertindak lebih! Ora muntir!" Tegas BCS.

Baca Juga: Legenda Timnas dan Eks Pelatih PSS Sleman Komentari Kemenangan PSGC Ciamis Atas Perserang Serang di  Liga Nusantara 2024 di Kota Solo

Saat ini, PSS Sleman memang berada dalam situasi sulit. Hingga 16 Desember 2024, Super Elja terpuruk di zona degradasi dengan menempati posisi ke-17 dari 18 peserta Liga 1.

Dari 14 pertandingan, mereka hanya mampu mengoleksi 9 poin, hasil dari 3 kemenangan, 3 seri, dan 8 kekalahan.

Langkah berat PSS Sleman musim ini semakin diperparah oleh pengurangan 3 poin di awal musim akibat sanksi terkait kasus administratif yang terjadi pada 2018.

Situasi ini membuat Super Elja harus berjuang ekstra keras untuk bangkit dari zona merah.

Kesempatan untuk menunjukkan perubahan akan datang pada laga berikutnya, saat PSS Sleman menghadapi PSIS Semarang di Stadion Manahan, Solo, Selasa, 17 Desember 2024.

Baca Juga: Ini Jawaban Pelatih PSS Sleman Usai Super Elja Kalah Beruntun di Liga 1, Keok Dari Persib Bandung Terasa Menyakitkan

Pertandingan ini dijadwalkan kick-off pukul 19.00 WIB. Laga ini menjadi krusial, tidak hanya untuk menjaga asa bertahan di Liga 1, tetapi juga sebagai tolak ukur keseriusan manajemen dalam memperbaiki situasi tim.

Apakah Super Elja mampu bangkit dari keterpurukan, atau tekanan dari BCS akan semakin memuncak? Semua mata kini tertuju pada laga melawan PSIS Semarang sebagai momentum kebangkitan bagi PSS Sleman. Ora Muntir!. (nik)

 
Editor : Niko auglandy
#pss sleman #manajemen #brigata curva sud #BCS #super elja