RADARSOLO.COM – Persis Solo dalam keadaan tertatih-tatih. Laskar Sambernyawa akan kembali fokus dan menatap laga berat lainnya di Liga 1. Kali ini akan melawan tuan rumah Dewa United pada laga pekan ke-16 di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu malam (21/12, live Vidio.com pukul 19.00).
Laga ini tentu sangat dinanti-nanti buat kedua tim. Satu nama yang pasti akan jadi sorotan adalah Messidoro. Pemain kunci Persis Solo musim lalu tersebut kini menyeberang di Dewa United.
Persis Solo saat ini ada di posisi papan bawah, bahkan tertatih berjuang ekstra keras untuk menjauh dari jurang degradasi. Situasi ini jelas jadi kabar yang kurang baik menatap laga kontra Dewa United ini.
Tujuh laga tanpa kemenangan, tentu jadi bekal kurang bagus Persis Solodalam lawatannya ke Kota Hujan.
Selain ada masalah dalam sisi produktivitas gol juga, Persis kini tengah galau setelah mendapatkan kabar gelandang lincahnya, yakni Moussa Sidibe cedera, yang mengharuskan topskor sementara Persis musim ini tersebut absen dalam empat pekan kedepan.
Belum cukup, kompartemen depan Persis juga pincang. Ramadhan Sananta absen karena kartu merah yang diterimanya di laga sebelumnya kontra PSBS Biak (16/12).
Ditambah Arkhan Kaka masih bergabung dengan timnas untuk terjun di ajang ASEAN Cup 2024 yang tanding di Stadion Manahan kontra Filipina, hari ini. Jadi mau tak mau dalam laga kontra Dewa United ini Persis sepertinya akan menurunkan Karim Rossi sebagai opsi utama sebagai starter.
Sejak Head Coach Persis Solo Ong Kim Swee datang, Rossi belum banyak jadi pemain cadangan yang baru dimainkan di babak kedua.
"Saya percaya ini suatu perlawanan yang amat berat untuk dijabarkan, terutama untuk pasukan Persis. Di mana kami mempunyai beberapa pemain yang mengalami cedera, termasuk Sananta yang tidak bisa diturunkan," ujar Ong Kim Swee, Jumat (20/12).
Kendati demikian, pelatih asal Malaysia tersebut memilih untuk melihat potensi positif. Khususnya untuk membuka peluang melakukan rotasi dan pola berbeda dengan memainkan pemain yang jarang mendapat jam bermain lebih.
"Ini membuka ruang bagi pemain-pemain lain mengisi slot-slot yang ditinggalkan. Demi mampu bersaing dan mendapatkan hasil positif melawan Dewa nantinya," lanjut eks pelatih Sabah FC tersebut.
Tak hanya Messidoro, di Dewa United juga ada sosok Arapenta Poerba yang sebelumnya lama bersama Persis Solo. Arapenta tentu tahu cara bermain para pemain Persis.
Di luar itu, Persis juga punya Zaenuri, yang musim lalu bermain untuk Dewa United. Soal fenomena ini, Ong Kim Swee enggan berbicara lebih.
"Tugas kami adalah memastikan situasi yang lebih aktif, dan lebih positif untuk beraksi," tegas pria yang akrab disapa Datuk OKS tersebut.
Di lain sisi, Stadion Pakansari juga bukan venue yang asing bagi Persis. Beberapa waktu lalu mereka sempat tampil di stadion ini saat melawan Persita Tangerang.
"Saya merasa kita tidak perlu beradaptasi dengan lebih lagi. Kami perlu kesana sehari sebelum laga. Saya merasa cukup, jadi kami tidak perlu latihan (di Pakansari H-1)," tambahnya. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy