RADARSOLO.COM - Salah satu elemen suporter Persis Solo, Pasoepati turut meminta maaf atas insiden pemukulan ofisial Persib Bandung, Benidiktus Adi Prianto. Kejadian tersebut diketahui terjadi di Stasiun Solo Balapan, usai Benediktus mengawal tim setelah laga Persis Solo versus Persib Bandung di Stadion Manahan, Minggu (29/12) malam.
Presiden DPP Pasoepati Agoes Warsop mewakili rekan-rekannya, mohon maaf sebesar-besarnya untuk tim dan ofisial Persib Bandung atas kejadian semalam.
"Saat ini pelaku sudah di Polresta Solo, dan sudah kami pastikan bahwa pelaku tidak ada satu pun dari anggota kami," ucap Warsop dalam pernyataan resminya.
"Harapannya ke depan sepak bola Solo dan Bandung segera membaik, segera adem, damai, dan kita saling jabat erat seperti sedia kala lagi. Mohon untuk teman-teman dari semua pihak untuk saling menahan diri, dan kita jaga perdamaian di sepak bola Indonesia bersama-sama," lanjutnya.
Sebagai informasi, Persis Solo dikalahkan Persib Bandung 0-1 di Stadion Manahan. Insiden pemukulan ini diklaim tidak ada hubungannya dengan hasil pertandingan pekan ke-17 tersebut.
Diketahui insiden terjadi di luar stadion. Sekelompok oknum suporter yang tak menyaksikan langsung di lapangan melainkan nonton bareng (nobar) diduga melakukan intimidasi terhadap tim Persib di Stadion Solo Balapan. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy