Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features

Dio Vallega, Pemain Binaan PFA Sukoharjo Kembali Trial ke Portugal

Mannisa Elfira • Kamis, 2 Januari 2025 | 21:47 WIB
GALI POTENSI : Pemain jebolan PFA Sukoharjo, Dio Vallega saat berada di Portugal dalam program Korea Korea Selecao (KKS) Jateng.
GALI POTENSI : Pemain jebolan PFA Sukoharjo, Dio Vallega saat berada di Portugal dalam program Korea Korea Selecao (KKS) Jateng.

RADARSOLO.COM - Kesempatan emas kembali menghampiri pemain PFA Sukoharjo, Dio Vallega Saputra. Pemain potensial kelahiran Klaten tersebut ditunjuk untuk menjalani program lanjutan Korea Korea Selecao (KKS) Jateng di Portugal.

Nama Dio terpampang dalam lis tujuh pemain yang terpilih. Potensi besar ketujuh pemain tersebut dilihat dan disaring langsung oleh Justinus Lhaksana atau Coach Justin dan tim kepelatihan untuk kembali unjuk gigi di Eropa.

"Alhamdulillah kita ikut senang, mudah-mudahan kesempatan berharga ini digunakan Dio sebaik-baiknya," ucap Manajer PFA Sukoharjo Dwi Joko kepada Jawa Pos Radar Solo, Kamis (2/1/2025).

Dwi Joko mengatakan, Dio diperkirakan terbang untuk trial ke Portugal Januari ini. Hanya saja, untuk tanggalnya dia belum bisa memastikan.

"Ini program lanjutan yang kemarin. Di sana trial di akademi, kurang lebih dua minggu. Kalau dinilai memenuhi syarat ada kesempatan beasiswa belajar di sana selama 1 tahun," ujar Dwi Joko.

Sebagai informasi, KKS merupakan program yang mewujudkan bibit muda pesepakbola Jawa Tengah untuk menggali ilmu ke Portugal. Program ini diinisiasi oleh Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul, Coach Justin, plus Abel Luis Da Silva Costa Xavier.

Program ini pun sudah berjalan pada 21-30 November 2024 lalu.

Sepulangnya dari Portugal tahun lalu, Dwi Joko mengaku ada banyak hal yang dibawa Dio. Termasuk pengalaman-pengalaman berharga plus sejumlah pembelajaran teknis.

"Dia menceritakan pengalaman beradaptasi di lingkungan baru, juga bertanding dengan pemain-pemain Eropa," beber Dwi Joko.

"(Kalau secara teknis, yang didapatkan Dio) Sisi pengambilan keputusan dalam permainan plus kecerdasan dalam pemahaman taktik sepak bola," lanjutnya. (nis/nik)

Editor : Niko auglandy
#pfa #Coach Justin #korea #sukoharjo #bambang pacul