RADARSOLO.COM - PSSI membuat keputusan mengejutkan dengan mengumumkan bahwa Shin Tae Yong resmi dilepas dari jabatannya sebagai pelatih kepala timnas Indonesia.
Keputusan ini menimbulkan beragam reaksi, tak terkecuali dari para pemain yang pernah merasakan dampak besar dari kepemimpinannya.
Salah satu yang paling tersentuh adalah kiper andalan timnas Indonesia, Ernando Ari. Lewat unggahan emosional di akun Instagram pribadinya (@nandoariiiss), kiper Persebaya Surabaya ini mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Shin Tae Yong.
"Terima kasih, Coach Shin Tae Yong. Kalau bukan Coach yang menyuruh saya berhenti latihan untuk menjalani operasi, mungkin saya tidak bisa melangkah sejauh ini," tulis Ernando.
Ernando mengingat peran besar Shin Tae Yong pada masa sulitnya beberapa tahun lalu saat bergabung dalam timnas U-19.
Ketika itu, Ernando mengalami cedera serius yang hampir mengancam kariernya.
Namun, ia justru menjadi korban penanganan medis yang salah dari dokter gadungan, Elwizan Aminuddin, yang bertugas saat pemusatan latihan timnas.
Cedera tersebut tak kunjung ditangani dengan baik hingga membuat kondisi Ernando semakin memburuk.
Beruntung, Shin Tae Yong dan mantan pelatih kiper timnas, Kim Hae-won, menyadari adanya kejanggalan.
Shin dengan tegas meminta Ernando menghentikan latihan dan segera menjalani operasi yang seharusnya dilakukan lebih awal.
Tindakan tegas ini, meski sempat dipandang kontroversial oleh sebagian pihak, terbukti menjadi titik balik penting dalam karier Ernando.
Kini, ia tak hanya pulih sepenuhnya, tetapi juga menjadi salah satu penjaga gawang terbaik yang dimiliki Indonesia.
Shin Tae Yong dikenal sebagai sosok pelatih yang bukan hanya memperhatikan taktik di lapangan, tetapi juga memperhatikan perkembangan pribadi para pemainnya.
Perjalanan kariernya di Indonesia penuh warna, mulai dari membangun pondasi timnas dari level junior hingga memberikan momen-momen kebanggaan dalam turnamen internasional.
Keputusan PSSI untuk melepas Shin Tae Yong tentu meninggalkan tanda tanya besar bagi publik sepak bola Tanah Air.
Mengingat perannya yang begitu signifikan, banyak pihak yang menilai bahwa kontribusi Shin masih dibutuhkan untuk membangun masa depan sepak bola Indonesia.
Bagi Ernando dan banyak pemain lainnya, warisan Shin Tae Yong bukan hanya pada hasil pertandingan, tetapi juga dalam membangun mental dan karakter.
Kepergian Shin Tae Yong jelas menjadi akhir dari sebuah era yang penuh dengan dedikasi dan kerja keras.
Kini, bola ada di tangan PSSI untuk menentukan arah baru bagi timnas, sekaligus memastikan bahwa momentum positif yang telah dibangun Shin Tae Yong tidak berakhir sia-sia. (nik)
Editor : Niko auglandy