Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Momok Menakutkan Ini Masih Menghinggapi Adhyaksa FC, Babak Playoff Degradasi Liga 2 Masih Dirasakan

Mannisa Elfira • Selasa, 21 Januari 2025 | 23:16 WIB

 

 

BERJIBAKU: Laga Adhyaksa FC melawan Persikabo 1973 di Stadion Sriwedari, Minggu (19/1).   
BERJIBAKU: Laga Adhyaksa FC melawan Persikabo 1973 di Stadion Sriwedari, Minggu (19/1).  

RADARSOLO.COM Segala kekurangan harus segera dibenahi oleh Adhyaksa FC. Perlu diingat, mereka sekarang bertarung untuk tidak terhempas dari kompetisi kasta kedua liga Indonesia.

Artinya, mau tidak mau Adhyaksa FC harus tampil habis-habisan di babak playoff degradasi Liga 2 2024/2025.

Pertandingan perdana babak baru dibuka dengan hasil yang kurang memuaskan. Skuad besutan Ade Suhendra hanya mampu menahan imbang Persikabo 1973 1-1 di Stadion Sriwedari, Minggu (19/1) sore.

Head Coach Adhyaksa FC Ade Suhendra menjelaskan skoring menjadi momok permasalahan timnya pada laga terakhir. Adhyaksa bukan tanpa peluang sejatinya, tapi mereka baru bisa menjebol gawang lawan di akhir pertandingan lewat Makan Konate (90').

"Kami sudah melakukan creating chances yang cukup banyak di area depan. Namun belum bisa menembus pertahanan lawan, terutama lawan yang main dengan low blok. Mereka main 5-4-1. Hampir semua pemainnya ada di belakang," papar Ade.

Tingginya tembok pertahanan Persikabo 1973 coba digedor Adhyaksa. Sayangnya, Aleksa Kele dan kawan-kawan kesulitan menghadapi pertahanan sang tamu.

"Ini catatan kami. Bagaimana kami  kalau mendapat lawan yang kedepannya seperti ini. Bagaimana membongkar pertahanan itu supaya kami bisa mencetak gol," sambung Ade.

Disinggung soal cuaca, Ade enggan berkomentar banyak karena lawan juga bermain di tempat yang sama. Sebagai pengingat, laga Adhyaksa FC vs Persikabo 1973 diwarnai hujan lebat.

"Cuaca memang tidak sesuai yang kita harapkan, tapi kita tidak bisa menjadikan itu alasan karena lawan juga bermain di tempat yang sama. Pastinya kalau main home kita ingin menguasai bola, mencetak pulang, dan mencetak gol. Tapi kalau hujan, lapangan licin, ball possession bukan opsi yang bagus," jelas Ade.

Sementara itu, Kapten Adhyaksa FC Dedi Hartono mengatakan imbang bukanlah hasil yang diinginkan oleh pemain. Karena dari awal target Adhyaksa FC adalah menabung poin absolut.

"Yang jelas untuk pertandingan berikutnya, away ataupun kandang nanti kita bisa mendapatkan tiga poin. Karena tugas kita, semua pemain punya tanggung jawab masing-masing untuk mempertahankan Adhyaksa di Liga 2. Maka kami akan perjuangkan habis-habisan mendapatkan tiga poin untuk bertahan di Liga 2," tegas Dedi.

Sementara itu, Adhyaksa tergabung pada grup B bersama Bekasi FC, Dejan, dan Persikabo 1973. Keempat klub ini mendapatkan hasil yang sama di pekan pertama, ialah hasil imbang. (nis/nik)

Editor : Niko auglandy
#persikabo #adhyaksa fc #liga 2