RADARSOLO.COM - Pada Selasa, 21 Januari 2025, babak 8 Besar Liga 2 2024/2025 menyuguhkan pertandingan-pertandingan yang cukup dramatis.
Dua laga grup Y berlangsung, yakni Persela Lamongan kontra PSKC Cimahi dan Bhayangkara Presisi FC melawan Persijap Jepara. Berikut hasilnya:
Persela Lamongan 1-1 PSKC Cimahi
Di Stadion Tuban Sport Center, Tuban, laga antara Persela Lamongan dan PSKC Cimahi berakhir imbang 1-1.
Ezechiel Ndouasel membuka keunggulan bagi Persela Lamongan pada menit ke-20, namun PSKC Cimahi berhasil menyamakan kedudukan lewat gol dari Muhammad Adlin Cahya Prastya pada menit ke-57.
Pemain PSKC Cimahi, Muhammad Hambali Tolib, menjadi sorotan setelah mendapatkan kartu kuning kedua di menit ke-71, membuat timnya harus bermain dengan 10 pemain.
Sebelumnya, Tolib sudah menerima kartu kuning pertama pada menit ke-56. Meski bermain dengan kekurangan pemain, PSKC Cimahi mampu menahan imbang Persela Lamongan dalam laga yang cukup sengit ini.
Pertandingan ini dihadiri oleh 4.885 penonton, yang memberikan atmosfer meski tidak sepadat laga-laga lainnya.
Hasil ini membuat kedua tim, yakni Persela Lamongan dan PSKC Cimahi berada di posisi kedua dan ketiga klasemen sementara dengan 1 poin.
Bhayangkara Presisi FC 3-0 Persijap Jepara
Sementara itu, di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Bhayangkara Presisi FC tampil dominan dengan kemenangan telak 3-0 atas Persijap Jepara.
Gol-gol Bhayangkara Presisi FC dicetak oleh Dendy Sulistyawan pada menit ke-12, Raheem Nugraha Jaya Prayitno di menit ke-66, dan Sani Rizki Fauzi pada menit ke-79.
Di sisi lain, Persijap Jepara mengalami kesulitan sepanjang laga. Selain gagal mencetak gol, mereka juga harus bermain dengan 10 pemain setelah Leonardo Silva Lelis menerima kartu kuning keduanya di menit ke-39, yang mengakibatkan dia diusir dari lapangan.
Sebelumnya, pada menit ke-30, Lelis sudah menerima kartu kuning pertama. Dengan hanya 10 pemain di sisa pertandingan, Persijap Jepara tak mampu memperbaiki keadaan.
Laga ini disaksikan oleh 1.059 penonton, yang memberi dukungan meski jumlahnya tidak terlalu besar. Kekalahan ini membuat Persijap Jepara terdampar di posisi juru kunci grup Y, dengan 0 poin.
Meski begitu, mereka masih memiliki peluang untuk lolos jika bisa meraih hasil positif di lima pertandingan selanjutnya.
Dengan dua pertandingan yang telah digelar, Bhayangkara Presisi FC memuncaki klasemen sementara dengan 3 poin.
Persela Lamongan dan PSKC Cimahi masing-masing berada di posisi kedua dan ketiga dengan 1 poin.
Sementara itu, Persijap Jepara berada di posisi juru kunci dengan 0 poin.
Klasemen sementara ini menunjukkan persaingan yang semakin ketat, dan semua tim di grup Y masih memiliki peluang untuk meraih posisi yang mengarah ke babak berikutnya.
Pertandingan selanjutnya, yang akan digelar pada 25 Januari 2025, sangat krusial untuk menentukan tim mana yang akan melangkah lebih jauh di kompetisi Liga 2. (nik)
Editor : Niko auglandy