Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Persis Solo Dibekuk Tuan Rumah Madura United, Ong Kim Swee Sebut Pertahanan Laskar Sambernyawa Anak Sekolahan

Mannisa Elfira • Minggu, 2 Februari 2025 | 02:56 WIB
TUMBANG: Gelandang serang anyar Persis Solo Lautaro Belleggia gagal berikan kemenangan, usai ditekuk tuan rumah Madura United di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu sore (1/2/2025).
TUMBANG: Gelandang serang anyar Persis Solo Lautaro Belleggia gagal berikan kemenangan, usai ditekuk tuan rumah Madura United di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu sore (1/2/2025).

RADARSOLO.COM – Persis Solo harus menelan pil pahit, terdampar di dasar klasemen sementara Liga 1, usai ditekuk tuan rumah Madura United dengan dua gol tanpa balas di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu sore (1/2/2025).

Kekalahan ini membuat perjuangan Laskar Sambernyawa -julukan Persis Solo- untuk lolos dari jerat degradasi kian berat.

Bongkar pasang pemain hingga tim kepelatihan di putaran kedua ini, sepertinya belum mampu mengangkat performa Persis Solo.

Buktinya, sentuhan pelatih anyar berpaspor Malaysia, Ong Kim Swee (OKS) belum menunjukkan progres menggembirakan.

Sudah 10 laga di bawah kendali OKS, bond kebanggan wong Solo baru menang sekali. Sisanya empat kali bermain imbang dan lima kali menelan kekalahan. Termasuk saat lawatan ke Pulau Garam (julukan Madura).

Sejatinya, Persis tampil cukup dominan di babak pertama. Sejumlah peluang cantik tercipta dari kaki Althaf Indie, Ramadhan Sananta, Jhon Cley, hingga Fransiskus Alesandro. Meskipun tidak satu pun bisa dikonversikan menjadi gol.

Bahkan saking dominannya, kubu tuan rumah sama sekali tidak memiliki peluang berarti.

Trio centerback Eky Taufik, Eduardo Kunde, hingga Giovani Numberi tak memberi celah sedikit pun bagi barisan penyerang Madura United yang mengandalkan Lulinha.

Sial, petaka justru datang setelah turun minum. Tepatnya setelah Eky Taufik ditarik keluar, kemudian digantikan Rian Miziar menit ke-71.

Perubahan strategi ini justru membuka celah, yang dimanfaatkan dengan baik oleh kubu Laskar Sape Kerrab (julukan Madura United).

Tuan rumah unggul pada menit ke-82 via sepakan penalti Lulinha. Wasit menunjuk titik putih, gara-gara Rian Miziar kedapatan melanggar Lulinha di dalam kotak terlarang pada menit ke-76.

Lulinha yang maju sebagai eksekutor berhasil menjebol gawang Persis yang dikawal M. Riyandi.

Meskipun pada percobaan pertama sempat ditepis Riyandi, namun bola pantulan kembali mengarah ke Lulinha. Bola liar dihajar hingga menggetarkan jala gawang Persis.

Momentum ini membuat Madura United kian di atas angin. Bahkan tuan rumah mampu menggandakan skor via sepakan Youssef Ezzejjari di masa injury time.

Meskipun gol tersebut sempat dicek VAR, namun wasit tetap mengesahkan karena posisi Ezzejjari terbukti on side.

Kekalahan ini kian membenamkan Laskar Sambernyawa sebagai juru kunci dengan 14 poin. Disalip Laskar Sape Kerrab, dengan koleksi 16 poin.

Usai laga, OKS mengklaim kekalahan ini karena pasukannya gagal menyempurnakan peluang yang ada. Terutama di awal-awal babak pertama dan kedua.

“Ini terjadi dan memberi ruang tim Madura untuk mendapatkan penalti. Ini tidak seharusnya terjadi. Ini sangat tidak membantu dari segi hasil yang kami inginkan,” keluh OKS.

OKS juga menegaskan kepada anak asuhnya, supaya ke depan lebih meminimalkan kesalahan. Terutama di kompartemen lini belakang. Menurutnya, barisan pertahanan timnya bermain jauh di bawah performa terbaik.

“Termasuk gol kedua dari Madura. Kesalahan ini amat jarang berlaku. Ini tidak seharusnya berlaku. Kecuali mereka anak-anak sekolah,” kesal OKS. (nis/fer)

Editor : Damianus Bram
#persis solo #ong kim swee #laskar sambernyawa #liga 1 #madura united