Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Respect, Pemain Persis Solo Bujuk Rian Miziar Turun ke Lapangan Nyanyikan Anthem Satu Jiwa Bersama Usai Melawan Persebaya, Bisa Jadi Karena Faktor Ini

Mannisa Elfira • Sabtu, 8 Februari 2025 | 19:48 WIB
Kapten Persis Solo Sutanto Tan membujuk Rian Miziar untuk turun ke lapangan usai laga melawan Persebaya Surabay di Stadion Manahan (7/2/2025).
Kapten Persis Solo Sutanto Tan membujuk Rian Miziar untuk turun ke lapangan usai laga melawan Persebaya Surabay di Stadion Manahan (7/2/2025).

RADARSOLO.COM - Anthem Persis Solo berjudul Satu Jiwa dari band The Working Class Symphony atau TWCS penuh makna. Terlebih pada lirik dibawah ini:

"Rayakan pertemuan ini, selalu bersama apapun yang terjadi. Singkirkan semua yang mengganggumu, kitakan tetap jadi satu"

Ya, lirik bait magis tersebut ternyata benar-benar sudah meresapi keluarga besar skuad Persis Solo.

Itu seperti terlihat pada momentum mengharukan setelah Persis Solo mempecundangi Persebaya Surabaya di Stadion Manahan, Jumat (7/2/2025) malam. Tepatnya dalam laga lanjutan Liga 1.

Para pemain Laskar Sambernyawa terlihat menjemput Rian Miziar di tribun VIP.

Pada awalnya, kapten Persis Solo Sutanto Tan yang pertama membujuk Rian Miziar untuk ikut turun ke lapangan merayakan bersama kemenangan Persis Solo di laga ini, dan menyanyikan anthem bersama.

Namun seperti Rian Miziar tak memberikan gestur mengiyakan. Seperti ada beban besar yang ada dipikirannya.

Tak berselang lama pemain lainnya seperti Eky Taufik, Ramadhan Sananta, hingga Jordy Tutuarima ikut naik ke tribun VIP yang merangkul Rian Miziar. Akhirnya Rian baru mau untuk turun ke lapangan hijau menyanyikan anthem Satu Jiwa bersama suporter.

Rian Miziar akhirnya mau turun ke lapangan menyanyikan anthem bersama, Ramadhan Sananta ikut membujuknya.
Rian Miziar akhirnya mau turun ke lapangan menyanyikan anthem bersama, Ramadhan Sananta ikut membujuknya.

Tepuk tangan suporter langsung menggema, memberi kesan apresiasi atas persaudaraan antarpemain yang diperlihatkan cukup jelas di lapangan.

Dalam laga ini, Rian Miziar memang tak masuk dalam daftar susunan pemain (DSP) Persis Solo kontra Persebaya Surabaya.

Oleh karena itu dia tak duduk di bangku cadangan, melainkan di tribun VIP menonton bersama penonton lainnya.

Pemain berposisi bek tengah tersebut pada laga sebelumnya melawan Madura United performanya menuai kritikan.

Dia masuk di babak kedua dalam keadaan laga masih imbang 0-0. Nahas tak lama bermain, Rian Miziar melakukan pelanggaran di kotak terlarang.

Ini membuat Madura United mendapatkan hadiah penalti. Hingga akhirnya beberapa menit kemudian gol kedua lawan tercipta karena keteledoran kini pertahanan Persis dalam menjaga serangan balik lawan.

Skor bertahan hingga akhir untuk kemenangan Madura United 2-0.

Bisa jadi karena faktor inilah, kenapa nama Rian Miziar saat kontra Persebaya Surabaya tak masuk DSP.

"Kami akan selalu bersama-sama sampai akhir," tulis Eky Taufik (eky_taufik) di kolom komentar Instagram Persis Solo terkait video kejadian ini.

Pemain asing Persis asal Jepang Sho Yamamoto juga memberi support untuk Rian Miziar bisa bangkir di kolom komentar yang sama. "He is one of the faces of this team. A lot of respect (Dia adalah salah satu wajah tim ini. Banyak rasa hormat untuknya)," sambung Sho Yamamoto.

Head Coach Persis Solo Ong Kim Swee menegaskan bahwa tidak ada salah-salahan kepada pemain antas apa yang telah terjadi.

Bagi Ong Kim Swee kemenangan, kekalahan, ataupun imbang merupakan hasil kolektif dari tim. Semua pemain sudah berjuang secara maksimal dan all out.

Ong Kim Swee juga mengapresiasi semangat juang para pemain dalam laga melawan Persebaya Surabaya.

Dia yakin bahwa tim memiliki tekad dan kekompakan yang sangat baik sebagai modal penting menghadapi laga-laga selanjutnya.

"Itu (aksi yang dilakukan pemainnya setelah laga lawan Persebaya) membuktikan para pemain semangat yang jitu untuk mewakili Persis dan saya percaya pemain ingin Persis Solo kekal di Liga 1," ujar Ong Kim Swee setelah pertandingan.

OKS -sapaan akrabnya- percaya, semangat anak asuhnya akan terus berkobar demi mempertahankan Laskar Sambernyawa di kompetisi kasta tertinggi di Indonesia.

"Ini membuktikan mereka mempunyai sikap positif dan semangat yang bagus dan saya harap hal ini akan diteruskan. Ini penting untuk melalui beberapa pertandingan lagi," lanjut juru taktik asal Malaysia tersebut.

Dalam pertandingan pekan ke-22 ini, kemenangan bond kebanggaan wong Solo dikunci dari gol Moussa Sidibe plus sepakan melengkung Ramadhan Sananta di penghujung pertandingan. Persis unggul 2-1.

"Pemain menunjukkan sikap yang cukup positif. Walaupun kita gagal mendapatkan gol di babak pertama, tapi kami tetap berusaha. Walaupun setelah itu kita bisa disamakan oleh Persebaya, namun sikap, attitude yang positif ditunjukkan oleh pemain di mana mereka menginginkan (kemenangan)," papar OKS. (nis/nik)

Editor : Niko auglandy
#persis solo #Rian Miziar #liga 1 #anthem #Eky Taufik #Sananta #sutanto tan