RADARSOLO.COM – Harapan PSIM Jogja untuk memastikan tiket promosi ke Liga 1 lebih cepat harus tertunda, setelah mengalami kekalahan dari Persiraja Banda Aceh dalam pertandingan keempat Grup X Babak 8 Besar Pegadaian Liga 2 2024/2025.
Bermain di Stadion H. Dhimurthala, Banda Aceh, pada Jumat (7/2/2025) malam, Laskar Mataram harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 1-2.
Padahal, PSIM sempat memulai pertandingan dengan baik dan unggul lebih dulu melalui gol Sugiyanto Rohman pada menit ke-11.
Namun, keunggulan tersebut tak bertahan lama. Setelah mencetak gol, PSIM justru kehilangan fokus, yang akhirnya dimanfaatkan oleh Persiraja.
Derry Corfe berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-19, dan tak berselang lama, Miftahul Hamdi membawa Persiraja berbalik unggul di menit ke-33.
Hingga akhir pertandingan, PSIM tak mampu mencetak gol tambahan untuk setidaknya menyamakan kedudukan. Kekalahan ini menjadi pukulan bagi Laskar Mataram, yang sebelumnya berambisi untuk memastikan tiket promosi lebih awal.
Posisi Klasemen dan Peluang PSIM Jogja
Meski kalah, PSIM Jogja masih bertahan di puncak klasemen Grup X dengan koleksi 9 poin dari empat pertandingan. Namun, posisi mereka kini semakin terancam oleh PSPS Pekanbaru dan Persiraja Banda Aceh, yang sama-sama mengoleksi 6 poin.
Deltras FC masih berada di posisi terbawah dengan 3 poin, tetapi masih memiliki peluang secara matematis.
Kini, PSIM Yogyakarta masih memiliki dua pertandingan tersisa yang sangat krusial untuk memastikan tempat mereka di Liga 1 musim depan.
Baca Juga: Hasil Akhir Persiraja Banda Aceh vs PSIM Jogja, 8 Besar Liga 2: Pesta Promosi ke Liga 1 Ditunda Dulu
Pertama, Rabu (12/2) ,PSIM bertandang ke markas Deltras FC di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo. Setelah itu berlanjut pada Senin (17/2) , PSIM menjalani laga kandang melawan PSPS Pekanbaru di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta
Jika PSIM mampu meraih minimal tiga poin dari dua laga sisa, peluang mereka untuk menjadi juara Grup X dan lolos otomatis ke Liga 1 akan semakin besar.
Tapi itupun dengan catatam tiga kompetitor lainnya tersandung di dua laga sisa
Namun, jika tergelincir lagi di babak 8 besar, mereka berisiko harus melewati jalur playoff promosi.
Pelatih PSIM: “Kami Tidak Boleh Berlarut dalam Kekalahan”
Pelatih PSIM Jogja Erwan Hendarwanto mengakui bahwa PSIM kehilangan fokus dalam pertandingan melawan Persiraja, terutama dalam mengantisipasi dua gol lawan yang terjadi di babak pertama.
“Pemain Persiraja mencetak dua gol yang seharusnya bisa kami antisipasi dengan lebih baik. Kami kehilangan konsentrasi, dan itu menjadi penyebab utama kekalahan ini,” ujar Erwan.
Namun, pelatih berpengalaman itu menegaskan bahwa PSIM tidak boleh terlalu lama larut dalam kekecewaan.
Dia optimistis timnya masih memiliki peluang besar untuk meraih tiket promosi ke Liga 1 musim depan.
“Kami akan segera melakukan evaluasi terhadap pertandingan ini. Tidak ada waktu untuk meratapi kekalahan. Kami harus bangkit dan kembali fokus pada dua laga berikutnya yang sangat menentukan. Kami masih yakin bahwa PSIM akan ke Liga 1,” tegasnya.
Kekalahan dari Persiraja memang menunda kepastian promosi PSIM Jogja, tetapi peluang mereka masih sangat terbuka.
Dengan dua pertandingan tersisa, Laskar Mataram harus bangkit dan tampil maksimal untuk memastikan diri naik ke Liga 1 tanpa harus melalui jalur playoff.
Apakah PSIM mampu mengamankan tiket promosi di laga berikutnya melawan Deltras FC, atau justru harus berjuang hingga laga terakhir melawan PSPS Pekanbaru? Semua akan terjawab dalam beberapa pekan ke depan.
Yang jelas, setiap pertandingan kini menjadi final bagi PSIM Jogja dalam perburuan tiket menuju kasta tertinggi sepak bola Indonesia. (nik)
Editor : Niko auglandy