RADARSOLO.COM – Pertandingan antara Persela Lamongan dan Persijap Jepara di Tuban Sport Center, Senin (18/2/2025), terpaksa dihentikan wasit di menit ke-80 akibat kericuhan suporter.
Laga yang merupakan pertandingan terakhir babak 8 besar Liga 2 2024/2025 ini seharusnya menjadi penentu nasib Persijap Jepara dalam perebutan tiket ke babak playoff promosi Liga 1.
Sebelum dihentikan, Persijap unggul 1-0 atas Persela berkat gol Rosalvo Candido di menit ke-37.
Sejak awal pertandingan, Persijap cukup diuntungkan karena unggul jumlah pemain sejak menit ke-20.
Kiper Persela, Bima Koto, diganjar kartu merah setelah melakukan pelanggaran keras yang dianggap membahayakan lawan.
Keunggulan jumlah pemain itu dimanfaatkan maksimal oleh Persijap yang akhirnya mencetak gol melalui Rosalvo Candido pada menit ke-37.
Namun, tensi pertandingan semakin meningkat setelah suporter Persela terlihat mulai meluapkan kekecewaan mereka terhadap jalannya laga.
Bentrok antar suporter di tribun semakin memanas, hingga akhirnya laga terhenti di menit ke-80.
Berdasarkan penelusuran RadarSolo.com, pertandingan antara Persela Lamongan melawan Persijap Jepara ini dilanjutkan di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, pada Rabu (19/2/2025) pagi, tanpa penonton.
Dalam laga lanjutan ini, Laskar Kalinyamat berhasil mempertahankan keunggulan 1-0 atas Persela Lamongan.
Dalam laga lanjutan di Sidoarjo ini hanya berlangsung 11 menit saja. Pasalnya 79 menit pertandingan sebelumnya berjalan di Tuban. (dam)
Editor : Damianus Bram