RADARSOLO.COM – Sepak bola terus berkembang dengan berbagai variasi permainan. Selain futsal, kini mini soccer semakin populer di Indonesia dan dunia.
Mini soccer memiliki aturan dan sistem permainan yang unik, berbeda dari sepak bola pada umumnya. Bahkan, olahraga ini sudah memiliki komite resmi yang mengatur regulasinya.
Dikutip dari ANTARA, berikut perbedaan antara mini soccer dan sepak bola biasa? Ini penjelasannya.
1. Ukuran Lapangan Mini Soccer
Baca Juga: Respati Ardi Pimpin Solo, Berikut Sejarah Wali Kota Solo Sejak 1946
Seperti namanya, mini soccer dimainkan di lapangan yang lebih kecil dibandingkan sepak bola biasa. Berikut ukurannya:
- Standar nasional: 50 meter x 20 meter
- Standar internasional: 50 meter x 30 meter
Menurut ketentuan World Minifootball Federation (WMF), ukuran lapangan mini soccer memiliki toleransi sebagai berikut:
- Garis pembatas (touchline): Minimal 46 meter, maksimal 50 meter
- Garis gawang (goal line): Minimal 26 meter, maksimal 30 meter
Selain ukuran lapangan, fasilitas mini soccer juga harus memenuhi standar, seperti:
- Rumput sintetis berkualitas
- Pencahayaan optimal
- Sistem drainase baik
- Kenyamanan bagi penonton
2. Jumlah Pemain dalam Mini Soccer
Dalam mini soccer, jumlah pemain inti dalam satu tim adalah 7 orang, termasuk penjaga gawang.
Selain itu, ada 3 pemain cadangan yang bisa masuk kapan saja karena pergantian pemain tidak dibatasi selama pertandingan berlangsung.
Uniknya, pertandingan tetap bisa dilanjutkan meskipun sebuah tim hanya memiliki 5 atau 6 pemain.
Namun, jika jumlah pemain tersisa hanya 4 orang atau kurang, pertandingan akan dihentikan.
3. Durasi Permainan Mini Soccer
Karena dimainkan di lapangan yang lebih kecil dan dengan jumlah pemain yang lebih sedikit, durasi pertandingan mini soccer lebih singkat dibandingkan sepak bola biasa.
- Setiap babak berlangsung 20-30 menit
- Waktu istirahat antar babak: 10 menit
Jika diperlukan, durasi pertandingan bisa dipersingkat atas kesepakatan kedua tim sebelum laga dimulai.
Mini Soccer Semakin Populer di Indonesia
Tren mini soccer terus meningkat di Indonesia, terutama di kalangan komunitas sepak bola dan akademi pemain muda.
Dengan format permainan yang lebih cepat dan lapangan yang lebih kecil, mini soccer menjadi pilihan alternatif bagi penggemar sepak bola yang ingin bermain dengan tempo tinggi, lebih banyak sentuhan bola, dan strategi lebih dinamis.
Bahkan, mini soccer kini telah memiliki asosiasi dan komite resmi yang mengatur regulasi dan kompetisi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Dengan berbagai keunikan dan fleksibilitasnya, tidak heran jika mini soccer terus berkembang dan menarik banyak peminat di Indonesia. (dam)
Editor : Damianus Bram