RADARSOLO.COM – Unggahan Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) dalam akun Instagram @fifaworldcup mendapat respon cukup banyak dari para warganet.
Unggahan dari akun tersebut diduga menyindir Timnas Indonesia U-20 terkait perdebatan soal postur pemain.
Pada Kamis (20/2/2025), akun Instagram resmi FIFA mengunggah foto Fabio Cannavaro, legenda Italia yang memenangkan Piala Dunia 2006, dengan keterangan yang memicu spekulasi di kalangan netizen.
Dalam unggahan tersebut, Cannavaro terlihat mencium trofi Piala Dunia 2006. Namun, yang menarik perhatian adalah caption yang menyertainya, yaitu:
"Katanya kalah postur, tapi sering menang duel udara. Kenapa sih hal-hal kecil kayak gini harus bohong?"
Banyak yang menduga unggahan ini merupakan sindiran terhadap Timnas Indonesia U-20, terutama setelah kekalahan 0-3 dari Iran di laga perdana Piala Asia U-20 2025.
Sebelumnya, alasan postur pemain Indonesia yang lebih kecil dibanding lawan sempat menjadi perbincangan di berbagai forum sepak bola nasional.
Dalam pertandingan tersebut, Iran tampil dominan dalam duel udara, membuat Timnas U-20 Indonesia kesulitan mengembangkan permainan.
Namun, netizen menilai bahwa FIFA mencoba mengingatkan bahwa postur bukanlah alasan utama, mengingat banyak tim dengan tinggi badan rata-rata lebih rendah justru mampu meraih kemenangan berkat taktik yang lebih baik.
Tak butuh waktu lama, unggahan FIFA tersebut langsung dibanjiri komentar dari warganet Indonesia.
Banyak yang merasa postingan tersebut merupakan sindiran keras bagi PSSI dan tim pelatih.
Beberapa komentar yang menjadi sorotan:
"Admin lagi nyindir U-20 nih." – @wahyu.azof
"Suara netizen Indo tersuarakan oleh FIFA." – @a.syamputra
"Miskin taktik yang disalahin postur." – @mzulfikri___
"Iya Bang Admin.. makasih untuk remindernya, pundit Indonesia kadang memang penuh jenaka serta kurang dewasa dalam melakukan analisa..." – @zeinlatuconsina
Beberapa netizen bahkan menilai bahwa FIFA ingin mengajak Timnas Indonesia untuk lebih fokus pada taktik dan teknik permainan dibanding menjadikan postur sebagai alasan utama.
Terlepas dari apakah unggahan FIFA benar-benar menyindir Timnas Indonesia atau tidak, kekalahan dari Iran tetap menjadi bahan evaluasi penting bagi Garuda Muda.
Jika ketimpangan postur pemain memang menjadi kendala, tim pelatih harus menemukan strategi yang lebih efektif agar bisa bersaing di level internasional.
Sebagai catatan, Italia yang diperkuat Fabio Cannavaro di Piala Dunia 2006 bukanlah tim dengan postur tertinggi, tetapi mereka mampu menjuarai turnamen tersebut berkat permainan kolektif dan strategi yang matang. (dam)
Editor : Damianus Bram