RADARSOLO.COM - Secara mengejutkan, beberapa waktu lalu Karim Rossi berpamitan dengan Laskar Sambernyawa. Striker berdarah Swiss itu melayangkan salam perpisahan lewat akun Instagram pribadinya (@karimrossi9).
Ditemui awak media di Stadion Manahan, kemarin (20/2), Media Officer Persis Solo Bryan Barcelona akhirnya buka suara perihal pindahnya Karim Rossi.
Sekarang ini, eks punggawa Dewa United tersebut diketahui berada di negara asalnya, Swiss untuk memperkuat tim FC Schaffhouse.
“Sebetulnya dari pertimbangannya itu merespons dari permintaan pemain. Sebelum melawan Kediri ada permintaan dari Rossi, karena kondisi keluarganya, khususnya istrinya sedang hamil. Dia sempat ada permintaan pribadi untuk lebih dekat dengan keluarganya karena ingin melangsungkan kelahiran di sana,” beber Bryan, Kamis (20/2).
Di lain sisi dari 19 kali membela Persis Solo di Liga 1, Rossi baru mencetak 2 gol. Performa dan produktivitas golnya memang membuat dia jadi sorotan kritik.
Dilansir dari Transfermark, ternyata Karim Rossi sudah sepakat bergabung dengan FC Schaffhausen per 17 Februari. Dia dikontrak klub kasta kedua liga Swiss tersebut hingga 30 Juni mendatang.
“Jadi kami mempertimbangkannya, kemudian mungkin ada tawaran main di sana juga. Sebetulnya kami lakukan untuk merespons permintaan Rossi untuk melakukan mutual determination secara kedua belah pihak untuk memperbolehkan dia kembali ke Swiss dan bermain di klub barunya,” lanjut Bryan.
Bryan menjelaskan, kontrak Rossi sejatinya satu musim penuh. Sebagai pengingat, striker asal Swiss tersebut baru berseragam Laskar Sambernyawa pada awal musim 2024/2025.
“Sebenarnya satu musim. Agreement-nya sampai akhir musim. Cuma sekali lagi, ada mutual agreement. Jadi baik dari sisa kontrak, gaji, dan sebagainya disepakati untuk di-determinate,” pungkas Bryan.
Hilangnya Rossi membuat pilihan lini serang Ong Kim Swee kian menyusut. Efek ini langsung dirasakan pada pertandingan terdekat menjamu Semen Padang di Stadion Manahan, Jumat (21/2) sore.
Pada pertandingan pekan ke-24 itu, Laskar Sambernyawa juga kehilangan Ramadhan Sananta yang tengah menjalani hukuman larangan bermain.
Kendati demikian, Ong Kim Swee tampak tak terlalu mengkhawatirkan hal tersebut. Baginya ada beberapa pemain lainnya yang mampu mengisi slot yang ditinggalkan Ramadhan Sananta.
“Kita mempunyai opsi, termasuk John Cley, Arkhan Kaka, Braif Fatari, hingga Irfan Jauhari yang mampu mengisi slot yang ditinggalkan Sananta,” ujar OKS -sapaan akrab Ong Kim Swee-.
“Itulah yang saya katakan. Pemain pengganti yang menggantikan Sananta harus mengambil peluang ini. Jika mereka mengambil peluang dengan baik maka mungkin mereka bisa kekal di kesebelasan,” pungkas juru taktik asal Malaysia tersebut. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy