Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Kerusuhan Masih Terjadi, PT LIB Dukung Larangan Suporter Tim Tamu Hadir di Liga 1 dan Liga 2 Musim Depan

Damianus Bram • Selasa, 25 Februari 2025 | 01:20 WIB
Kericuhan hingga berujung pengrusakan fasilitas stadion Tuban Sport Center terjadi saat laga Persela kontra Persijap.
Kericuhan hingga berujung pengrusakan fasilitas stadion Tuban Sport Center terjadi saat laga Persela kontra Persijap.

RADARSOLO.COM – Impian suporter sepak bola Indonesia untuk menyaksikan laga kandang maupun tandang seperti di liga-liga luar negeri tampaknya masih harus tertunda.

PT Liga Indonesia Baru (LIB) menegaskan dukungan penuh terhadap aturan larangan suporter tim tamu hadir di stadion pada Liga 1 dan Liga 2 musim depan.

Menurut Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus, kebijakan ini masih diperlukan mengingat kerusuhan suporter yang masih terus terjadi di kompetisi sepak bola Indonesia.

"Itu (larangan suporter tim tamu) yang kami inginkan. Namun, untuk keputusan final, itu bukan di tangan LIB. Keputusan ini ada di federasi," ujar Ferry Paulus, dikutip dari ANTARA, Senin (24/2/2025).

Ferry juga menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada kepastian resmi apakah aturan tersebut akan tetap diberlakukan untuk musim depan.

"Saya tidak tahu seperti apa peraturan musim depan, karena memang saya agak pesimis," imbuhnya.

Kekhawatiran PT LIB terhadap keamanan pertandingan bukan tanpa alasan. Beberapa insiden kerusuhan suporter masih terjadi di Liga 1 dan Liga 2.

Salah satu insiden terbaru terjadi saat laga Persela Lamongan vs Persijap Jepara di Stadion Tuban Sport Center pada Selasa (18/2/2025).

Pertandingan harus dihentikan pada menit ke-78 setelah suporter masuk ke lapangan dan merusak fasilitas stadion.

Kericuhan diduga dipicu oleh ketidakpuasan suporter Persela terhadap kepemimpinan wasit yang memberikan kartu merah kepada tim mereka di menit ke-20.

Setelah insiden tersebut, PT LIB memutuskan melanjutkan pertandingan dengan sisa waktu 11 menit di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, pada Rabu (19/2/2025).

Hasil akhir tetap 1-0 untuk kemenangan Persijap, yang memastikan mereka melaju ke babak perebutan tempat ketiga melawan PSPS Pekanbaru, Selasa (25/2/2025) di Stadion Gelora Bumi Kartini.

Terkait aturan larangan suporter tim tamu musim depan, Ferry Paulus menegaskan bahwa keputusan akhir ada di Komite Eksekutif PSSI dan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.

"Sampai hari ini, saya belum tahu keputusan resmi dari Komdis PSSI. Kami masih menunggu perkembangannya," kata Ferry.

Namun, ia berharap di masa depan suporter tim tamu dapat kembali diizinkan hadir di stadion, asalkan ada jaminan keamanan dan edukasi yang lebih baik bagi seluruh pendukung sepak bola.

"Melihat kejadian akhir-akhir ini, kasus kericuhan semakin meningkat. Kami berharap ada edukasi yang lebih baik bagi suporter agar mereka bisa menonton bersama dengan aman," pungkasnya. (dam)

Editor : Damianus Bram
#persijap jepara #Liga 2 Indonesia #Larangan Suporter Tandang #Liga 1 Indoensia #persela lamongan #suporter #pt lib