RADARSOLO.COM – Komunitas suporter Persis Solo telah memberikan sambutan hangat kepada para suporter PSIM untuk turut hadir ke Solo memberikan dukungan kepada tim kesayangan mereka.
Gerakan seruan "Mataram Islah" dan "Mataram Is Love" yang dikumandangkan oleh suporter Persis Solo dan PSIM Jogja pun akan semakin menghiasi atmosfer final Liga 2 yang akan digelar di Stadion Manahan Solo, Rabu (26/2/2025). Tepatnya saat laga PSIM Jogja melawan Bhayangkara FC.
Bisa dibilang hadirnya Brajamusti dan The Maident ke Kota Solo jadi simbol kedewasaan elemen suporter Persis Solo dan PSIM Jogja yang kini saling bersahabat tersebut.
Pendiri Pasoepati Mayor Haristanto menyambut dengan hangat kedatangan para PSIM Fans ke Kota Bengawan.
"Sugeng rawuh Jogja! Semoga kehadiran ribuan suporter Jogja, 26 Februari besok bisa membalas kehadiran puluhan ribu suporter Pasoepati saat memerah total di stadion Mandala Krida tahun 2000. 25 tahun yang lalu. Inilah momen berbalas yang hebat dan bersejarah," ujar Mayor Haristanto.
"Semoga Panpel dapat menerima suporter Jogja sesuai kapasitas. Mohon suporter Jogja dapat menahan diri untuk tidak hadir bila tidak memiliki tiket," lanjutnya.
Mayor merasakan ada suka cita bertemu dengan tetangga dekat untuk memperteguh Mataram is Love. Dia pun berharap musim depan Persis Solo tetap berada di kompetisi tertinggi, sekaligus bisa tercipta lagi Derby Mataram.
"Derby Cinta! Semoga terjadi. Semoga Persis Solo tidak degradasi biar bisa saling bertemu. Harapan saya tetap optimistis Persis Solo bertahan di Liga 1. Semua berikhtiar," tegas Mayor. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy