RADARSOLO.COM – Persebi Boyolali sukses meraih gelar juara Liga 4 Jawa Tengah 2024/2025 setelah mengalahkan Persika Karanganyar dalam laga final yang berlangsung di Stadion Jatidiri, Semarang, Kamis sore (27/2/2025).
Pertandingan berlangsung dengan tensi tinggi sejak awal, di mana kedua tim menurunkan komposisi terbaiknya.
Persika Karanganyar mengandalkan Iksan di bawah mistar gawang, dengan kuarter bek yang terdiri dari Aan Priyono, Francoies, Rio, dan Ibnul Mubarak, pemain yang sempat berguru ke Inggris bersama Garuda Select.
Selain itu M Iqbal, Yogiek, dan eks gelandang PSS Sleman Arlan bertugas di lini tengah, sementara lini serang dipercayakan kepada Rayyan, Haidar Nur Afif, dan Rizqi Fauzano.
Menariknya, eks kapten Persis Solo, M. Wahyu, kembali dicadangkan oleh pelatih Slamet Riyadi, sebuah keputusan yang cukup mengejutkan bagi pendukung Persika.
Di sisi lain, Persebi Boyolali juga tampil dengan amunisi terbaiknya. Eks kiper Borneo FC, Dwi Kus, menjadi benteng terakhir di bawah mistar.
Dia didukung oleh barisan pertahanan yang dikawal Khafid, Abid, Bungah, dan Deni.
Lini tengah diperkuat oleh Ardyanto, Shofa, Tri, dan Fata, sementara lini depan mengandalkan kombinasi Ander dan Noka Bhirawa sebagai ujung tombak.
Joko Sasongko dicadangkan, sementara eks gelandang Persis Solo 2018, Heru Etoo, tidak masuk dalam daftar susunan pemain, besar kemungkinan karena mengalami cedera atau tidak dalam kondisi fit.
Sejak kickoff, kedua tim langsung bermain agresif dengan saling menekan. Noka Bhirawa beberapa kali membuat lini pertahanan Persika Karanganyar ketar-ketir, namun kesigapan para bek masih mampu menggagalkan serangan.
Sebaliknya, Persika juga mencoba membangun serangan melalui pergerakan cepat Harlan, namun belum ada peluang yang mampu dikonversi menjadi gol.
Skor 0-0 tetap bertahan hingga turun minum, menandakan betapa ketatnya laga ini.
Memasuki babak kedua, Persika Karanganyar tampil lebih agresif, mencoba mendominasi permainan demi mencari keunggulan. Namun, keasyikan menyerang justru membuat lini belakang mereka sedikit lengah.
Hanya dua menit setelah babak kedua dimulai, Persebi Boyolali sukses mencetak gol di menit ke-47. Serangan balik cepat yang dipimpin Noka Bhirawa tidak mampu dihentikan oleh para bek Persika, hingga akhirnya ia berhasil menaklukkan kiper Iksan dan membawa Persebi unggul 1-0.
Keunggulan ini semakin memanaskan pertandingan. Dukungan ribuan suporter dari kedua kubu yang hadir di Stadion Jatidiri semakin menambah atmosfer laga final ini.
Persika Karanganyar berusaha keras menyamakan kedudukan, tetapi solidnya lini pertahanan Persebi membuat upaya mereka selalu kandas.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 tetap bertahan, memastikan Persebi Boyolali keluar sebagai juara Liga 4 Jawa Tengah 2025.
Kemenangan ini menjadi momen pembuktian bagi Persebi, sekaligus pembalasan atas kegagalan mereka di final Liga 3 Jateng 2021.
Kala itu, Persebi harus puas sebagai runner-up setelah dikalahkan Persipa Pati. Kini, mereka sukses menebus kegagalan tersebut dengan mengangkat trofi Liga 4 Jateng 2025.
Bagi Persika Karanganyar, kekalahan ini tentu menjadi pukulan telak. Namun, mereka tetap menunjukkan performa luar biasa sepanjang turnamen dan menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan di masa depan.
Dengan keberhasilan ini, Persebi Boyolali kini menatap tantangan yang lebih besar, yaitu berlaga di kompetisi kasta lebih tinggi dengan ambisi membawa kejayaan bagi Laskar Pandanarang di kancah sepak bola nasional.
Untuk melihat pertandingan final Liga 4 Jateng antara Persika Karanganyar vs Persebi Boyolali, KLIK DISINI. (nik)
Editor : Niko auglandy