RADARSOLO.COM - Persiba Balikpapan memastikan diri sebagai peringkat ketiga Liga 3 musim 2024/2025 setelah mengalahkan PSGC Ciamis dalam laga penuh drama yang berlangsung di Indomilk Arena, Tangerang, Kamis (27/2/2025).
Pertandingan yang berjalan ketat sejak awal ini harus ditentukan melalui adu penalti, setelah kedua tim bermain imbang 2-2 hingga babak tambahan waktu.
Kemenangan ini menjadi lebih spesial karena Persiba Balikpapan sekaligus mengamankan tiket promosi ke Liga 2 musim depan, mengikuti jejak Tornado FC dan Sumut United, yang lebih dulu memastikan promosi setelah lolos ke final Liga 3.
Sementara itu, PSGC Ciamis harus legawa bertahan di Liga 3 setelah gagal dalam adu penalti yang menegangkan.
Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi sejak wasit meniup peluit pertama. PSGC Ciamis dan Persiba Balikpapan sama-sama menampilkan permainan terbuka, dengan skema menyerang yang terus mereka pertahankan sepanjang laga.
Namun, meski beberapa peluang tercipta, pertahanan kedua tim tampil kokoh sehingga tak ada gol yang tercipta di babak pertama. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Persiba Balikpapan akhirnya mampu memecah kebuntuan. Herman Dzumafo Epandi menjadi aktor utama dalam membuka keunggulan pada menit ke-76.
Golnya membuat kubu Laskar Beruang Madu unggul 1-0, dan memaksa PSGC Ciamis bermain lebih agresif untuk mengejar ketertinggalan.
Namun, PSGC Ciamis tak butuh waktu lama untuk memberikan respons. Ganjar Kurniawan menjadi pahlawan bagi timnya setelah mencetak gol di menit ke-85, membuat skor kembali imbang 1-1.
Baca Juga: Hasil Akhir, Persebi Boyolali Kalahkan Persika Karanganyar 1-0 dan Juara Liga 4 Zona Jateng
Gol ini mengembalikan harapan PSGC untuk tetap bersaing dalam perebutan peringkat ketiga. Hingga waktu normal berakhir, skor tetap bertahan 1-1, dan pertandingan pun berlanjut ke babak tambahan waktu.
Di babak extra time, pertandingan semakin memanas. Persiba Balikpapan kembali unggul pada menit ke-108, setelah wasit menunjuk titik putih.
Dzumafo yang menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya, membawa Persiba unggul 2-1. Keunggulan ini membuat PSGC Ciamis semakin terdesak.
Namun, mental juara mereka kembali terlihat ketika Ronan Aryo Wibisono mencetak gol di menit ke-118, membuat pertandingan kembali imbang 2-2.
Dengan tidak adanya pemenang dalam waktu tambahan, pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.
Momen ini menjadi ujian mental bagi para pemain dari kedua tim.
Beberapa eksekutor sempat gagal, baik karena tembakan yang ditepis kiper maupun bola yang melambung di atas mistar gawang.
Di kubu PSGC Ciamis, tiga eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. Nia Nurfadilah, Ganjar Kurniawan, dan Hercules mencetak gol yang membuat tim mereka tetap bersaing.
Namun, Persiba Balikpapan tampil lebih tajam, dengan Muhammad Ilham, M. Dzaki Alamsyah, Herman Dzumafo Epandi, dan Lorensius Amanat Sabda yang sukses menuntaskan eksekusi mereka dengan sempurna.
Persiba akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 6-5 di babak adu penalti, mengamankan posisi peringkat ketiga Liga 3 musim ini.
Kemenangan ini terasa begitu istimewa karena sekaligus memastikan tiket promosi ke Liga 2 musim depan, menandai kembalinya Laskar Beruang Madu ke kasta kedua sepak bola nasional.
Bagi PSGC Ciamis, kekalahan ini tentu menjadi pukulan berat. Setelah menunjukkan permainan yang luar biasa sepanjang turnamen, mereka harus mengubur mimpi promosi ke Liga 2 dan bersiap untuk kembali berlaga di Liga 3 musim depan.
Dengan hasil ini, Persiba Balikpapan siap menatap tantangan baru di Liga 2, bergabung dengan Tornado FC dan Sumut United, yang telah lebih dulu memastikan promosi.
Sementara itu, PSGC Ciamis harus bangkit dan bersiap untuk kembali berjuang musim depan demi peluang promosi ke kasta yang lebih tinggi. (nik)
Editor : Niko auglandy