RADARSOLO.COM - Stadion Jatidiri Semarang akan terasa sepi, Selasa malam (11/3/2025).
Pertemuan antara PSS Sleman dan Persis Solo dalam lanjutan Liga 1 digelar tanpa penonton.
Suporter tim tuan rumah dan tamu sama-sama dilarang datang ke lokasi netral ini.
Tanpa adanya pemain ke-12, Head Coach PSS Sleman Pieter Huistra menyayangkan keputusan ini.
Cukup maklum, di situasi seperti ini Laskar Sembada memerlukan dukungan dari suporternya. Oleh karena itu, pelatih asal Belanda keputusan ini bukan hal yang ideal bagi para pemainnya.
“Tentu ketidakhadiran penonton bukan hal yang ideal bagi kami menjalani pertandingan kandang tanpa dukungan suporter secara langsung. Apalagi bisa kita lihat di pertandingan melawan Persita, banyak suporter PSS yang hadir di stadion lebih banyak daripada suporter tim tuan rumah,” ujar Huistra dari pernyataan resmi.
Bagi Huistra, kedatangan PSS Fans secara langsung merupakan hal spesial bagi tim. Mereka mampu memberikan dukungan moril kepada Vico Duarte dan kawan-kawan untuk lebih bersemangat mendapat poin absolut.
“Menurut saya dukungan suporter itu sangat spesial. Mereka membantu perjuangan tim saat berjuang di lapangan. Ketika saya datang di PSS, saya sangat mengharapkan dukungan langsung suporter seperti yang sudah terjadi sebelumnya,” sebutnya.
Huistra mengaku, pihaknya berharap hal itu bisa terjadi. Namun, peraturan tetap lah peraturan. Keputusan ini harus diterima oleh semua pihak.
“Kami sangat berharap itu bisa terjadi. Namun sekarang kita harus menghormati keputusan yang telah dibuat. Semoga dengan ini tidak menyurutkan semangat seluruh suporter PSS untuk mendukung tim di laga besok,” pungkasnya. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy