RADARSOLO.COM - Kompetisi Liga 4 Pegunungan 2024/2025 akhirnya resmi dimulai, menghadirkan antusiasme baru dalam dunia sepak bola di kawasan Papua Pegunungan.
Asprov PSSI Pegunungan telah menggelar turnamen Liga 4 musim ini dengan tujuan besar untuk menggali potensi dan talenta sepak bola lokal yang selama ini kurang mendapatkan sorotan.
Kompetisi ini diharapkan dapat memperkuat budaya sepak bola di daerah tersebut dan membuka peluang bagi klub-klub lokal untuk bersaing di level yang lebih tinggi.
Loga 4Baca Juga: Drama Semifinal Liga 4 NTT El Tari Memorial Cup XXXIII 2025: Persebata Lolos Dramatis, Bintang Timur Atambua Menanti di Final
Liga 4 Pegunungan 2024/2025 terbagi dalam dua grup, yaitu Grup A dan Grup B, dengan masing-masing grup dihuni oleh empat tim yang siap bersaing memperebutkan tiket ke babak selanjutnya.
Pembagian grup ini memetakan klub-klub terbaik dari Papua Pegunungan, yang akan saling bertarung untuk menunjukkan kualitas mereka di atas lapangan hijau.
Grup A:
- Persindung Nduga
- Bumi Baliem FC
- Mamteng FC
- Persilanny Lanny Java
Grup B:
- Persikimo Yahukimo
- Wamena United
- Persigubin Pegunungan Bintang
- Toli FC
Kickoff Pertandingan: 22 Maret 2025 - Laga Pembuka yang Menegangkan
Pada tanggal 22 Maret 2025, Liga 4 Pegunungan dimulai dengan laga pembuka yang mempertemukan Bumi Baliem FC melawan Mamteng FC di stadion lokal yang penuh dengan sorakan dukungan.
Bumi Baliem FC, yang tampil dominan sepanjang pertandingan, berhasil meraih kemenangan telak dengan skor 6-0 atas Mamteng FC. (Untuk lihat jalannya pertandingan, bisa KLIK DISINI)
Keberhasilan ini menjadi momentum penting bagi Bumi Baliem FC, menunjukkan kekuatan mereka di laga perdana dan memberikan semangat kepada tim untuk menghadapi pertandingan-pertandingan selanjutnya.
Bermain dengan kekompakan tim dan dukungan luar biasa dari suporter setia mereka, Bumi Baliem FC memanfaatkan setiap peluang untuk mencetak gol.
Tim ini tampil dengan percaya diri, menunjukkan kualitas permainan yang solid dan strategi matang dalam menghadapi Mamteng FC.
Laga pembuka ini tidak hanya menjadi ajang persaingan antar klub, tetapi juga menjadi sebuah ajang pembuktian bagi sepak bola Papua Pegunungan.
Antusiasme masyarakat terlihat jelas, dengan banyaknya pendukung yang datang untuk menyaksikan laga ini secara langsung.
Ini adalah bukti bahwa masyarakat setempat sangat mendukung perkembangan sepak bola lokal dan berharap agar kompetisi ini dapat berlanjut dengan lebih banyak lagi klub yang berkembang di wilayah Papua Pegunungan.
Meskipun pertandingan pertama berjalan lancar, tantangan besar masih dihadapi oleh para penyelenggara dan peserta kompetisi.
Baca Juga: Format dan Regulasi Liga 4 Nasional 2024/2025: 8 Tim Akan Promosi ke Liga 3
Salah satunya adalah penyediaan fasilitas yang memadai untuk pertandingan yang akan datang.
Namun, optimisme tetap tinggi, karena kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang pertemuan klub-klub besar, tetapi juga peluang untuk mendukung perkembangan sepak bola di Papua Pegunungan.
Ke depan, Asprov PSSI Pegunungan berharap agar kompetisi ini terus berkembang. Tidak hanya sebagai ajang pertarungan antar tim, tetapi juga sebagai sarana untuk menggali dan mengembangkan bakat-bakat muda yang ada di Papua Pegunungan.
Dengan dukungan penuh dari masyarakat dan pemerintah daerah, Liga 4 Pegunungan 2024/2025 dapat menjadi batu loncatan bagi sepak bola lokal untuk lebih dikenal di level nasional.
Dengan kompetisi yang sudah dimulai, tim-tim yang ikut serta harus lebih fokus dan siap menghadapi setiap laga dengan penuh semangat dan persiapan.
Tim yang berhasil keluar sebagai juara tidak hanya akan meraih kebanggaan, tetapi juga akan mendapatkan kesempatan untuk berkompetisi di level yang lebih tinggi, bahkan mungkin melangkah ke Liga 3 Nasional.
Kompetisi ini juga menjadi momentum yang baik bagi penggemar sepak bola di Papua Pegunungan untuk terus mendukung tim-tim lokal, berharap suatu saat nanti mereka bisa menyaksikan klub kesayangan mereka bermain di level nasional. (nik)
Editor : Niko auglandy