Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Ini Alasan 5 Pemain Dicoret dari Timnas Indonesia saat Lawan Bahrain

Syahaamah Fikria • Rabu, 26 Maret 2025 | 03:18 WIB
Pratama Arhan.
Pratama Arhan.

RADARSOLO.COM - Jelang laga krusial melawan Bahrain di lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, pelatih kepala Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, telah menyusun komposisi akhir skuad Garuda.

Dari total 28 pemain yang mengikuti pemusatan latihan, lima nama harus rela tersingkir dari daftar susunan pemain (DSP) untuk pertandingan yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (25/3/2025) malam ini.

Langkah ini merupakan bagian dari prosedur regulasi FIFA, yang hanya memperbolehkan 23 pemain masuk dalam DSP untuk pertandingan internasional resmi.

Siapa Saja yang Dicoret?

Manajer Timnas Indonesia, Sumardji, mengonfirmasi lima nama yang tidak masuk daftar melawan Bahrain.

Mereka adalah Muhammad Ferarri, Septian Bagaskara, Nadeo Argawinata, Hokky Caraka, dan Pratama Arhan.

"Pelatih sudah memutuskan. Lima pemain yang tidak akan tampil malam ini adalah Ferarri, Bagaskara, Nadeo, Hokky, dan Arhan," kata Sumardji.

Ia juga menambahkan bahwa Mees Hilgers sudah lebih dulu meninggalkan skuad karena kembali ke Belanda.

Sehingga tidak termasuk dalam lima nama yang dicoret terbaru.

Alasan Pemilihan dan Persaingan Posisi

Beberapa pemain memang berada dalam posisi yang ketat dari segi persaingan internal.

Misalnya, Nadeo yang sebelumnya menjadi langganan di bawah mistar, kini harus mengalah karena posisi kiper telah diisi oleh nama-nama unggulan seperti Maarten Paes, Emil Audero, dan Ernando Ari.

Begitu juga dengan Pratama Arhan yang kehilangan tempat di sektor bek kiri karena persaingan ketat dengan Shayne Pattynama, Calvin Verdonk, Dean James, hingga Nathan Tjoe A-On—yang notabene juga berposisi natural sebagai fullback kiri.

Hokky Caraka dan Septian Bagaskara juga kalah bersaing dengan barisan striker utama.

Seperti Rafael Struick, Ragnar Oratmangoen, hingga Sandy Walsh yang punya fleksibilitas posisi.

Skuad Garuda Siap Tempur

Dengan keputusan ini, Patrick Kluivert diyakini sudah menentukan strategi terbaik menghadapi Bahrain.

Tiga poin menjadi target utama demi menjaga peluang lolos ke babak berikutnya dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Saat ini, persaingan di Grup C sangat ketat, dengan Indonesia, China, dan Bahrain memiliki poin yang sama. (ria)

 

Editor : Syahaamah Fikria
#Timnas indonesia #Bahrain #patrick kluivert #Pratama Arhan #Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia #Indonesia vs Bahrain