RADARSOLO.COM - Timnas Indonesia U-17 berhasil mengamankan tiket ke Piala Dunia U-17 yang akan diselenggarakan di Qatar setelah meraih kemenangan gemilang 4-1 atas Timnas Yaman U-17 di pertandingan keduanya di Grup C Piala Asia U-17 2025 Arab Saudi.
Kemenangan ini mengukuhkan posisi Indonesia di dua besar grup, memastikan mereka lolos ke ajang prestisius tersebut.
Bertempat di Prince Abdullah Al Faizal Stadium pada Selasa malam, 8 April 2025, Timnas Indonesia U-17 menurunkan pemain terbaiknya untuk menghadapi Yaman, termasuk Dafa Al Gasemi, Muhammad Al Gazani, Mathew Baker, dan I Putu Panji Apriawan.
Timnas Indonesia menerjunkan pemain kuncinya seperti Fabio Azkairawan, Fadly Alberto Hengga, dan Muhamad Zahaby Gholy.
Sedangkan, Timnas Yaman yang juga memiliki pemain-pemain potensial seperti Wessam Al Asbahi, Omar Anwar Atwy, dan Mohammed Noman Al Raawi, siap memberikan perlawanan sengit sejak awal laga.
Indonesia memulai laga dengan semangat tinggi, dan di menit ke-14, Zahaby Gholy mencetak gol luar biasa dari luar kotak penalti.
Tendangan kerasnya yang tidak bisa dijangkau oleh kiper Yaman, Wessam Al Asbahi, membuat Indonesia unggul 1-0. Keunggulan ini semakin menambah kepercayaan diri para pemain Garuda Muda.
Tidak lama kemudian, pada menit ke-25, Fadly Alberto Hengga berhasil mencetak gol kedua setelah sundulannya mengubah arah bola tendangan Zahaby Gholy yang membentur kepala Alberto.
Bola meluncur deras ke pojok kanan gawang Yaman, menggandakan kedudukan menjadi 2-0.
Skor 2-0 bertahan hingga babak pertama.
Di awal babak kedua, Timnas Indonesia ternyata mengganti dua pemain yang mencetak gol di babak pertama, yakni Gholy dan Alberto.
Keduanya digantikan oleh Rafi dan winger asal Masaran Sragen, yakni Fandi Ahmad.
Perubahan komposisi ini membuat Yaman bermain lebih terbuka. Bahkan
Yaman sempat memperkecil kedudukan melalui tendangan penalti di menit ke-51.
Namun, Indonesia bisa bangkit dan kembali menambah keunggulan pada menit ke-84 melalui penalti yang dieksekusi dengan sempurna oleh Evandra Florasta setelah Rafi dilanggar di kotak terlarang. Kiper Yaman gagal menebak arah bola, membawa Indonesia unggul 3-1.
Tak puas dengan skor itu, Evandra kembali menambah gol di menit ke-89. Menerima assist dari Josh Holong, tendangan Evandra sempat ditepis kiper Yaman, namun bola pantul langsung dia sambut dan dimasukkan ke gawang, menjadikan skor 4-1 untuk Indonesia.
Secara statistik, Yaman menguasai 55 persen ball possession, sedangkan Indonesia hanya menguasai 45 persen.
Namun, Indonesia lebih efektif dalam menyelesaikan peluang, dengan 7 tembakan tepat sasaran dari 13 tembakan yang dilepaskan, sementara Yaman hanya mampu 5 tembakan tepat sasaran dari 13 tembakan.
Yaman juga lebih banyak melakukan pelanggaran, dengan total 13 pelanggaran yang berujung pada dua kartu kuning. Di sisi lain, Indonesia hanya melakukan 5 pelanggaran dan menerima satu kartu kuning.
Kemenangan ini membuat Indonesia memuncaki klasemen sementara Grup C dengan 6 poin dari dua pertandingan. Sebelumnya Indonesia melumat Korea Selatan -0.
Yaman berada di posisi kedua dengan 3 poin, setelah sebelumnya mengalahkan Afghanistan.
Sementara itu, Korea Selatan dan Afghanistan berada di posisi ketiga dan keempat dengan 0 poin.
Kedua tim ini akan bertanding di pertandingan selanjutnya untuk menentukan siapa yang berpeluang menemani Indonesia ke Piala Dunia.
Indonesia kini tinggal menunggu laga terakhir di babak penyisihan Grup C, yang akan dilaksanakan pada 10 April mendatang melawan Afghanistan.
Tim Garuda Muda akan berusaha meraih kemenangan untuk memastikan posisi puncak klasemen grup dan melanjutkan perjalanan mereka ke Piala Dunia U-17. (nik)
Editor : Niko auglandy