RADARSOLO.COM – PSS Sleman bakal menghadapi tantangan besar saat melawat ke markas Persib Bandung, pemuncak klasemen sementara Liga 1 2024/2025.
Laga krusial ini akan digelar malam nanti di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), dan menjadi ujian berat bagi Super Elja -PSS Sleman- yang kini terdampar di dasar klasemen.
Meski berstatus juru kunci, semangat para pemain PSS Sleman tak surut. Gelandang PSS, Wahyudi Hamisi, justru menganggap laga kontra Persib sebagai motivasi tambahan.
"Persib Bandung adalah salah satu tim terkuat pada kompetisi musim ini. Hal ini menjadi motivasi kami untuk bermain lebih baik dari pertandingan sebelumnya. Kami siap memberikan yang terbaik," ujar mantan gelandang Borneo FC itu.
Hamisi menegaskan bahwa dirinya dan rekan-rekan satu tim bertekad kuat menyelamatkan PSS dari jurang degradasi.
"Kami masih terus termotivasi untuk berjuang lepas dari degradasi musim ini. Kami yakin masih bisa bertahan di Liga 1 musim depan," tegas pemain kelahiran 28 Juli 1997 tersebut.
Pertarungan Dua Misi Besar
Pelatih PSS, Pieter Huistra, turut menegaskan bahwa anak asuhnya tidak gentar menghadapi tekanan. Meski lawan yang dihadapi adalah tim kuat dengan ambisi juara, motivasi PSS justru berlipat ganda untuk bisa mencuri poin penting.
"Ini jadi pertandingan krusial bagi kedua tim, tapi dengan sudut pandang berbeda. Persib mengejar gelar juara, sementara kami berjuang keluar dari zona degradasi. Tentu saja tantangannya berbeda, energinya pun berbeda," ujar pelatih asal Belanda tersebut.
Jika mampu mengamankan kemenangan, PSS Sleman akan naik ke posisi 16 dan menggeser PSIS Semarang dengan koleksi 25 poin. Hal ini membuka peluang baru bagi PSS untuk bertahan di kasta tertinggi.
"Perlahan tapi pasti, kami mengalami peningkatan. Kami masih punya lima laga tersisa, dan pertandingan ini adalah kesempatan terbaik untuk meraih kemenangan," tambah Huistra dengan optimisme tinggi.
Malam ini, Super Elja tak hanya bertarung melawan kekuatan Maung Bandung, tetapi juga melawan tekanan dan harapan seluruh Sleman Fans untuk tetap melihat tim kebanggaan mereka berlaga di Liga 1 musim depan. (dam)
Editor : Damianus Bram