RADARSOLO.COM - Ratusan suporter Persebi Boyolali menghadang para pemain dan jajaran manajemen tim di depan Stadion Kebogiro, Boyolali, pada Sabtu (3/5/2025).
Aksi itu dilakukan sebagai bentuk kekecewaan atas kegagalan Persebi Boyolali melaju ke babak selanjutnya dalam kompetisi Liga 4 Nasional 2024/2025.
Para pendukung fanatik tersebut meminta manajemen untuk hadir langsung menemui mereka, dan memberikan penjelasan terkait hasil buruk yang diraih tim kebanggaan Boyolali itu.
Tak hanya itu, suasana memanas ketika sebagian suporter melontarkan makian serta kritik keras kepada para pemain dan pengurus tim.
Koordinator suporter Persebi, Pandu Winata mengungkapkan, mereka menilai kegagalan Persebi Boyolali merupakan tanggung jawab penuh manajemen.
"Karena Persebi tidak lolos ke babak selanjutnya, teman-teman meminta manajemen untuk bertanggung jawab dan menjelaskan langsung kepada kami," ujar Pandu di lokasi.
Selain itu, suporter juga menyampaikan tiga tuntutan penting kepada manajemen.
Pertama, manajemen harus bertanggung jawab atas kegagalan tim.
Kedua, pelatih diminta menindak pemain yang dinilai mengalami star syndrome.
Tuntutan selanjutnya adalah, peningkatan kondisi fisik pemain harus menjadi prioritas.
Meski aksi berlangsung panas, Pandu mengapresiasi kesediaan manajemen dan pemain yang menemui langsung para pendukung.
"Kami berharap ke depan Persebi bisa bangkit dan tahun depan mampu promosi ke Liga 3 Nasional. Semoga segera ada pembenahan menyeluruh," imbuhnya.
Diketahui, Persebi Boyolali gagal melangkah ke babak selanjutnya usai hanya finis di peringkat ketiga Grup S Liga 4 Nasional 2024/2025, di bawah Persema Malang dan PS Mojokerto Putra.
Meski berhasil meraih kemenangan besar 4-0 atas PS Kwarta Deli Serdang di laga terakhir, hasil itu tidak cukup mengantar Persebi melaju ke fase berikutnya. (fid/ria)
Editor : Syahaamah Fikria