Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Pelatih Timnas U-23 Gerald Vanenburg Pantau Pemain Muda Persis Solo, Lima Sosok Ini Berpotensi Dilirik

Mannisa Elfira • Jumat, 9 Mei 2025 | 01:57 WIB
DENGAR ARAHAN: Head Coach Timnas Indonesia U-23 Gerald Vanenburg (dua dari kiri) bercengkrama dengan pelatih Persis Solo Ong Kim Swee, asisten pelatih dan perwakilan manajemen.
DENGAR ARAHAN: Head Coach Timnas Indonesia U-23 Gerald Vanenburg (dua dari kiri) bercengkrama dengan pelatih Persis Solo Ong Kim Swee, asisten pelatih dan perwakilan manajemen.

 

RADARSOLO.COM Head Coach Timnas Indonesia U-23 Gerald Vanenburg mampir ke Kota Bengawan. Pelatih berkebangsaan Belanda tersebut memantau latihan bond kebanggaan wong Solo di Stadion UNS, Rabu (7/5).

Dia ikut berbincang dengan Pelatih Persis Ong Kim Swee (OKS), asisten pelatih Juan Torres, dan perwakilan manajemen Persis Solo Dion.

Ong Kim Swee menyambut positif. Agenda ini. 

"Ini satu tanda yang cukup positif. Di mana saya percaya bahwa Pelatih Timnas Indonesia U23 ingin mengenali para pemain. Di samping itu, dia melihat latihan tim Persis terutama para pemain berusia di bawah 23 tahun," ucap juru taktik asal Timnas Malaysia tersebut.

Dari pantauan ini, OKS berharap agar lebih banyak lagi rencana-rencana ataupun juga pelatih yang datang melihat sendiri kemampuan para pemain. Bukan saja datang pada latihan tim, tetapi pada pertandingan-pertandingan Persis yang akan datang.

Seperti diketahui, OKS banyak menurunkan pemain muda dalam laga Persis Solo. Di bawah arahannya, para dara muda mendapat angin segar.

Dipercaya turun ke lapangan, bahkan dalam pertandingan-pertandingan krusial. Seperti, Althaf Indie, Zanadin Fariz, Rendy Sanjaya, Braif Fatari, Arkhan Kaka, dan sebagainya.

OKS berharap para pemain Persis yang memiliki potensi untuk dipanggil ke skuad Timnas Indonesia U23 agar membuktikan kemampuan terbaiknya bersama tim agar dapat memperkuat skuad tim nasional.

"Di sini kita memiliki beberapa pemain seperti Zanadin, Althaf, Kaka, dan beberapa pemain lagi. Bagi saya mereka para pemain harus membuktikan di pertandingan kita, bersama Persis, agar terpilih mewakili timnas yang merupakan satu prestasi. Di mana sema pemain ingin beraksi untuk Indonesia," tegasnya.

Di lain sisi, sebelumnya Wakil Ketua Komite Wasit PSSI Yoshimi Ogawa juga melakukan kunjungan ke Persis Solo. Instruktur wasit asal Jepang tersebut juga ikut menyaksikan pertandingan Persis Solo kontra Arema FC di Stadion Manahan, Senin (5/5).

Kedatangannya bertujuan untuk memberikan edukasi terkait kepemimpinan wasit Liga 1 musim ini. Sekaligus saling tukar dengar antara klub dan komite wasit.

Media Officer Persis Solo Bryan Barcelona berharap kunjungan ini menghidupkan sinergi serta kerja sama dari pihak terkait. Termasuk peningkatan kualitas pengadil di lapangan, juga pemahaman peraturan dasar permainan laws of the game dari klub peserta kompetisi, sehingga terjalin sinergi yang baik.

“Dengan adanya kunjungan ini, kami berharap ada sinergi untuk meningkatkan kualitas pengadil di Indonesia, juga kepada klub untuk lebih memahami laws of the game dan implementasi teknologi di lapangan,” beber Bryan.

Saat menyaksikan pertandingan, Yoshimi Ogawa juga turut memberikan komentar terkait jalannya laga. Pihaknya mendengarkan masukan dari tim terkait kinerja wasit di kompetisi Indonesia selama ini. (nis/nik)

 

 

Editor : Niko auglandy
#persis solo #Braif Fatari #liga 1 #timnas u-23 #Rendy Sanjaya #Zanadin Fariz #Gerald Vanenburg #Althaf Indie