RADARSOLO.COM – Babak 16 besar Liga 4 Nasional 2024/2025 resmi berakhir. Persaingan ketat selama tiga laga fase grup telah menentukan delapan tim terbaik yang berhak melaju ke babak 8 besar, sekaligus mengamankan tiket promosi ke Liga 3 musim depan.
Sesuai regulasi, dua tim teratas dari masing-masing grup di fase 16 besar otomatis lolos ke babak selanjutnya.
Artinya, delapan kontestan yang tersisa kini tidak hanya bersaing memperebutkan gelar juara Liga 4, tetapi juga sudah dipastikan tampil di kompetisi kasta ketiga pada musim 2025/2026.
Berikut 8 Tim yang lolos ke babak 8 besar Liga 4 musim ini dan raih tiket promosi ke Liga 3 musimdepan:
1-TRIBRATA RAFFLESIA FC
Tribrata Rafflesia FC mencatatkan namanya sebagai tim pertama yang lolos ke babak 8 besar Liga 4 Nasional 2024/2025 sekaligus mengamankan tiket promosi ke Liga 3 musim depan. Capaian itu diraih berkat dua kemenangan beruntun di awal babak 16 besar Grup C yang membuat langkah mereka tak terkejar.
Tribrata memulai fase grup dengan hasil impresif. Pada 11 Mei 2025, mereka mengalahkan Persinga Ngawi dengan skor 2-1, lalu kembali menang dengan skor yang sama 2-1 atas Celebest FC pada 13 Mei.
Dua kemenangan tersebut sudah cukup untuk memastikan posisi dua besar meski masih menyisakan satu laga.
Masuk ke pertandingan terakhir melawan Sang Maestro di Stadion UNS, Kamis (15/5/2025), Tribrata menurunkan sejumlah pemain pelapis dan melakukan rotasi.
Hasilnya, mereka harus kalah tipis 0-1, namun kekalahan tersebut tidak mengubah posisi mereka sebagai juara Grup C dengan raihan 6 poin dari 3 pertandingan.
2-PERSITARA JAKARTA UTARA
Persitara Jakarta Utara menunjukkan mental juara saat menjalani persaingan ketat di Grup A babak 16 besar Liga 4 Nasional 2024/2025.
Meski sempat mengawali langkah dengan kekalahan, Laskar Si Pitung berhasil bangkit dan menutup fase grup sebagai pemuncak klasemen dengan 6 poin dari dua kemenangan dan satu kekalahan.
Laga pembuka yang digelar di Stadion Mandala Krida pada 10 Mei 2025 menjadi titik awal ujian bagi Persitara.
Mereka harus mengakui keunggulan tim sekota, Batavia FC, dengan skor 0-2. Namun bukannya terpuruk, Persitara justru mampu bangkit di dua laga berikutnya.
Pada 12 Mei, Persitara mengamankan tiga poin penting usai menang tipis 1-0 atas Persibat Batang. Tren positif berlanjut dua hari kemudian, 14 Mei, saat mereka kembali mencatat kemenangan 1-0 atas PS Mojokerto Putra dalam laga krusial penentuan klasemen.
3-BATAVIA FC
Batavia FC memastikan satu tempat di babak 8 besar Liga 4 Nasional 2024/2025 usai finis di posisi runner-up Grup A dengan torehan 5 poin dari tiga laga. Meski sempat tampil gemilang di awal, perjalanan Batavia di babak 16 besar terbilang naik-turun.
Namun hasil akhirnya tetap mengantarkan tim ibu kota ini promosi ke Liga 3 musim depan.
Batavia memulai langkah dengan sangat baik. Dalam laga pembuka pada 10 Mei 2025, mereka sukses menundukkan rival sekota, Persitara Jakarta Utara, dengan skor meyakinkan 2-0 di Stadion Mandala Krida. Kemenangan ini sempat menempatkan Batavia di puncak klasemen sementara.
Namun performa Batavia mulai goyah di dua laga berikutnya. Pada 12 Mei, mereka ditahan imbang dalam duel dramatis melawan PS Mojokerto Putra dengan skor 3-3—pertandingan yang dipenuhi ketegangan hingga menit akhir.
Sementara di laga penutup grup, 14 Mei, mereka kembali meraih hasil imbang 1-1 saat menghadapi Persibat Batang.
4-PERSIKA KARANGANYAR
Persika Karanganyar menutup babak 16 besar Liga 4 Nasional 2024/2025 dengan gemilang.
Klub asal Jawa Tengah itu berhasil finis sebagai juara Grup B, mengungguli Persebata Lembata dan Persic Cilegon lewat sistem head-to-head. Dengan raihan 5 poin dari satu kemenangan dan dua hasil imbang, Persika dipastikan lolos ke babak 8 besar dan otomatis promosi ke Liga 3 musim depan.
Perjalanan Persika di babak 16 besar dimulai dengan meyakinkan. Pada laga pembuka, 10 Mei 2025, mereka menundukkan Persewangi Banyuwangi dengan skor telak 4-1, hasil yang memperkuat posisi awal mereka di klasemen.
Namun tantangan berat muncul di dua laga berikutnya. Pada 12 Mei, Persika ditahan imbang tanpa gol oleh Persic Cilegon, tim yang juga bersaing ketat di papan atas.
Pertandingan terakhir menghadapi Persebata Lembata pada 14 Mei juga berakhir imbang 1-1. Meski tidak menang di dua laga terakhir, Persika tetap unggul secara head-to-head dari dua pesaingnya—yang sama-sama mengoleksi 5 poin.
5-PERSEBATA LEMBATA
Persebata Lembata, wakil dari Nusa Tenggara Timur (NTT), menorehkan sejarah manis di Liga 4 Nasional 2024/2025.
Bertarung di Grup B babak 16 besar, Persebata berhasil finis di posisi kedua klasemen akhir dengan koleksi 5 poin, hasil dari satu kemenangan dan dua hasil imbang.
Dengan pencapaian ini, Persebata resmi melangkah ke babak 8 besar dan mengantongi tiket promosi ke Liga 3 musim depan.
Persaingan di Grup B berlangsung ketat hingga detik terakhir. Tiga tim—Persika Karanganyar, Persebata Lembata, dan Persic Cilegon—sama-sama mengoleksi 5 poin.
Sesuai regulasi kompetisi, penentuan posisi dilakukan melalui sistem head to head. Hasilnya, Persika dinyatakan sebagai juara grup, Persebata runner-up, dan Persic harus puas di posisi ketiga serta gagal lolos.
Langkah Persebata sepanjang fase 16 besar terbilang konsisten. Mereka membuka perjalanan dengan hasil imbang 0-0 melawan Persic Cilegon pada 10 Mei 2025.
Hasil penting didapat saat mereka menumbangkan Persewangi Banyuwangi 2-0 di matchday kedua, 12 Mei. Kemudian, pada pertandingan terakhir 14 Mei, mereka bermain imbang 1-1 menghadapi Persika Karanganyar, hasil yang sangat krusial dalam persaingan tiga tim teratas.
6-SANG MAESTRO
Sang Maestro FC, wakil dari Jawa Timur, menuntaskan perjuangan mereka di Grup C babak 16 besar Liga 4 Nasional 2024/2025 dengan penuh ketegangan.
Meski sempat tertahan di dua laga awal, kemenangan krusial di laga terakhir memastikan mereka finis di posisi kedua klasemen Grup C dengan 5 poin, sekaligus mengamankan tiket ke babak 8 besar dan promosi ke Liga 3 musim depan.
Perjalanan Sang Maestro dimulai dengan hasil imbang 1-1 melawan Celebest FC pada 11 Mei 2025.
Mereka kembali meraih satu poin saat ditahan 0-0 oleh Persinga Ngawi pada 13 Mei. Dua hasil seri ini sempat membuat posisi mereka genting di klasemen sementara.
Namun pada laga pamungkas grup, 15 Mei, Sang Maestro tampil penuh determinasi dan berhasil mengalahkan pemuncak klasemen sementara Tribrata Rafflesia FC dengan skor 1-0.
Kemenangan ini bukan hanya menjadi kemenangan pertama mereka di babak 16 besar, tetapi juga penentu nasib promosi mereka ke kasta lebih tinggi.
7-PEKANBARU FC
Pekanbaru FC tampil gemilang di babak 16 besar Liga 4 Nasional 2024/2025.
Tim asal Riau ini sukses finis sebagai juara Grup D dengan torehan 7 poin hasil dari dua kemenangan dan satu hasil imbang.
Yang lebih mencolok, Pekanbaru FC menyelesaikan seluruh laga grup tanpa kebobolan satu gol pun—prestasi yang membuktikan solidnya lini pertahanan mereka.
Langkah impresif Pekanbaru dimulai sejak matchday pertama pada 11 Mei 2025. Mereka tampil meyakinkan saat membungkam Persema Malang dengan skor telak 3-0.
Momentum positif berlanjut di laga kedua, 13 Mei, saat Pekanbaru sukses menaklukkan Perseden Denpasar dengan skor 2-0.
Dengan dua kemenangan beruntun dan lima gol tanpa balas, Pekanbaru FC mengunci posisi puncak klasemen sebelum laga terakhir.
Meski demikian, mereka tetap tampil disiplin dan tangguh saat menghadapi Persikoba Kota Batu pada pertandingan pamungkas, 15 Mei. Pertandingan berakhir imbang 0-0, sekaligus menjaga catatan clean sheet mereka tetap utuh.
8-PERSEDEN DENPASAR
Perseden Denpasar berhasil melaju ke babak 8 besar Liga 4 Nasional 2024/2025 dengan cara yang tak kalah dramatis.
Bertarung di Grup D yang penuh ketatnya persaingan, wakil Bali itu finis di posisi kedua klasemen akhir dengan koleksi 6 poin, hasil dari dua kemenangan dan satu kekalahan.
Langkah Perseden dimulai cukup meyakinkan pada laga perdana babak 16 besar, 11 Mei 2025, saat mereka sukses menundukkan Persikoba Kota Batu dengan skor tipis 1-0.
Kemenangan awal ini menjadi modal penting bagi mereka dalam persaingan grup.
Namun di pertandingan kedua, Perseden harus mengakui keunggulan pemuncak klasemen Pekanbaru FC. Bertanding pada 13 Mei, Perseden kalah dengan skor 0-2, hasil yang sempat membuat posisi mereka di klasemen jadi tak menentu.
Drama terjadi di laga terakhir babak penyisihan Grup D. Perseden menghadapi Persema Malang pada 15 Mei 2025, dan tampil habis-habisan untuk mempertahankan peluang lolos.
Meski sempat tertinggal lebih dulu oleh gol Persema, mereka berhasil membalikkan keadaan melalui gol Larsan Holo dan Dedi. Skor 2-1 menjadi kemenangan krusial yang mengantar Perseden menempati posisi kedua klasemen akhir. (nik)
Editor : Niko auglandy