RADARSOLO.COM - Tri Brata Rafflesia FC adalah klub sepak bola asal Kota Bengkulu yang dikenal memiliki semangat juang tinggi.
Klub ini sebelumnya bernama Polda Bengkulu FC, dan resmi berdiri sejak tahun 2012. Dimiliki oleh Kepolisian Daerah Bengkulu, tim ini membawa semangat kebanggaan daerah dengan julukan Laskar Badak Gilo.
Meski sempat mengalami pasang surut, Tri Brata Rafflesia FC terus menunjukkan perkembangan positif dari waktu ke waktu.
Mereka aktif berkompetisi di Liga 3 Regional Bengkulu dan mencatatkan sejumlah prestasi yang patut diapresiasi.
Prestasi Penting:
- Runner-up Liga 3 Bengkulu 2021
- uara Liga 3 Bengkulu 2023–2024
- Juara Liga 4 Bengkulu 2024–2025
Meski berhasil menjadi kampiun Liga 3 Bengkulu musim 2023–2024, nasib kurang berpihak pada mereka di babak nasional.
Langkah mereka harus terhenti karena gagal menembus babak 8 besar. Sesuai regulasi baru PSSI, hal ini menyebabkan Tri Brata harus turun ke kasta keempat atau Liga 4 untuk musim 2024–2025.
Namun, alih-alih meredup, Tri Brata Rafflesia FC justru bangkit lebih kuat. Mereka melibas kompetisi Liga 4 Bengkulu dengan lima kemenangan beruntun, menunjukkan dominasi dan kesiapan untuk kembali ke level yang lebih tinggi.
100 PERSEN MENANG DI LIGA 4 BENGKULU
Tri Brata membuka musim 2024/2025 dengan tampil garang di Liga 4 Bengkulu. Mereka menyapu bersih 5 kemenangan dari 5 pertandingan, dan keluar sebagai juara Liga 4 Bengkulu.
Tak hanya tim yang tampil dominan, sejumlah pemain mereka juga menyabet penghargaan individu:
- Top Skor: Ariesto Renaldo (10 gol)
- Kiper Terbaik: Fahrison Novriansyah
- emain Terbaik: Afri Age Chandra
IMPRESIF DI BABAK NASIONAL
Di babak Nasional perjalanan Tribrata Rafflesia FC ternyata tak mudah. Dari 64 besar, 32 besar hingga 16 besar perjalanan berat dengan durasi jeda yang pendek mereka jelajahi denganhasil berliku.
Hasil Babak 64 Besar
- 21 April 2025: Tribrata Rafflesia FC 3-1 PS Bangka
- 23 April 2025: Tribrata Rafflesia FC 5-0 PS Sandeq Polman (Sulbar)
- 25 April 2025: Tribrata Rafflesia FC 1-2 Cimahi United
Meski sempat kalah di laga terakhir, dua kemenangan meyakinkan di awal sudah cukup membawa mereka melaju ke babak 32 besar sebagai runner-up grup.
Hasil Babak 32 Besar
- 29 April 2025: Tribrata Rafflesia FC vs Celebest FC: 2-2
- 1 Mei 2025: Tribrata Rafflesia FC vs Persip Pekalongan:4-1
- 3 Mei 2025: Tribrata Rafflesia FC vs Persipegaf: 3-1
Mereka keluar sebagai pemuncak grup dan kembali menunjukkan tajinya sebagai tim kuat dengan total 9 gol hanya dalam 3 pertandingan.
Di fase grup C babak 16 besar, Tribrata Rafflesia langsung tancap gas:
- 11 Mei 2025: Tribrata Rafflesia FC vs Persinga Ngawi: 2-1
- Mei 2025: Tribrata Rafflesia FC vs Celebest FC 2-1
Dua kemenangan awal itu memastikan mereka menjadi tim pertama yang lolos ke babak 8 besar dan otomatis promosi ke Liga 3 musim depan, bahkan sebelum laga terakhir digelar.
Pada laga pamungkas melawan Sang Maestro (15 Mei), Tribrata merotasi pemain dan harus menerima kekalahan tipis 0-1.
Namun, hasil itu tak menggoyahkan posisi mereka sebagai juara Grup C dengan 6 poin dari 3 laga.
Kini Tribrata Rafflesia FC bersiap menghadapi tantangan baru di babak 8 besar Loga 4 nasional.
Dengan status sebagai tim yang konsisten dan penuh kejutan, Laskar Badak Gilo siap meraih ambisi yang lebih besar—menjadi juara Liga 4 Nasional 2024/2025 dan membawa nama Bengkulu bersinar di pentas nasional.
PERSAINGAN PANAS DI KOTABARA
Babak 8 besar Liga 4 Nasional 2024/2025 siap menyajikan duel panas di Grup A, yang akan berlangsung di Lapangan Kotabarat, Solo, mulai 20 hingga 24 Mei 2025.
Empat tim terbaik dari wilayah berbeda bersaing memperebutkan tiket ke semifinal sekaligus membuktikan diri sebagai kandidat kuat juara nasional.
Grup A berisikan Tribrata Rafflesia FC, Persitara Jakarta Utara, Persebata Lembata dan Perseden Denpasar.
Tribrata Rafflesia FC dari Bengkulu datang dengan status sebagai tim pertama yang lolos ke 8 besar. Mereka tampil konsisten sejak fase awal dan membawa semangat "Laskar Badak Gilo" untuk terus membuat kejutan. Tapi lawan-lawan di Grup A bukan tim sembarangan.
Persitara Jakarta Utara, si “Laskar Si Pitung”, tampil garang di babak 16 besar. Meski sempat kalah di laga perdana, mereka bangkit luar biasa dan menutup fase grup sebagai juara. Mentalitas mereka menjadi modal besar dalam pertarungan grup yang padat dan krusial ini.
Wakil dari timur Indonesia, Persebata Lembata (NTT), juga datang dengan semangat tak kenal menyerah. Bermodal permainan disiplin dan semangat khas "Laskar Sembur Paus", Persebata menyingkirkan banyak prediksi dan melaju mulus hingga fase ini.
Satu lagi kekuatan berbahaya hadir dari Bali. Perseden Denpasar, tim penuh tradisi dan pengalaman, menjadi wakil Pulau Dewata yang siap bersaing di tingkat nasional.
Dengan komposisi pemain muda dan taktik matang, mereka menjadi lawan yang wajib diwaspadai.
Pertarungan di Grup A dipastikan berjalan keras dan menarik. Dengan hanya dua slot menuju semifinal, setiap laga ibarat final. Satu kesalahan bisa berakibat fatal, satu kemenangan bisa mengantar ke panggung juara. (nik)
Editor : Niko auglandy