RADARSOLO.COM - Sabtu malam (17/5/2025) menjadi momen yang menggetarkan hati ribuan suporter Persis Solo yang memadati Stadion Manahan.
Laga kandang terakhir Persis di musim ini menghadirkan satu sosok yang tak hanya mencuri perhatian karena aksi di lapangan, tetapi juga karena kenangan yang melekat di hati publik Solo, yakni Alexis Messidoro.
Pemain bernomor punggung 9 milik Dewa United itu tampil impresif sepanjang pertandingan. Ia menjadi otak serangan, pengatur tempo, sekaligus mimpi buruk bagi lini pertahanan Laskar Sambernyawa.
Dari kakinya pula lahir assist manis yang mengantar Taisei Marukawa mencetak gol pembuka di menit ke-20.
Meski laga berakhir imbang 1-1, penampilan Messidoro jauh dari biasa. Dia bermain penuh determinasi, profesional, dan penuh respek.
Baca Juga: Ong Kim Swee Terpukau dengan Fanatisme dan Loyalitas Suporter Persis Solo
Bagi masyarakat Solo, nama Alexis Messidoro bukanlah sosok yang asing. Dia adalah ‘mantan’ yang begitu dirindukan.
Dua musim membela Persis Solo sejak 2022-2024, gelandang asal Argentina ini mencatatkan 67 penampilan dengan kontribusi luar biasa: 14 gol dan 21 assist. Dia menjadi roh permainan Persis Solo saat tim mulai menapaki stabilitas di Liga 1.
Maka, tak heran jika ketika ia kembali ke Manahan meski berseragam lawan, sambutan hangat tetap mengalir deras.
Meski kini memperkuat Dewa United dan membawa timnya bertengger di posisi kedua klasemen sementara, penampilan Messidoro malam itu tak menanggalkan cinta lama. Seusai laga, pemandangan mengharukan pun terjadi.
Ribuan suporter Persis tak hanya memberi tepuk tangan, tapi juga menyerukan namanya, bersama satu nama lain: Arapenta Poerba, eks gelandang muda Persis yang juga kini membela Dewa.
Keduanya diundang ke tengah lapangan untuk menyanyikan anthem legendaris Persis Solo, Satu Jiwa, bersama para pemain Persis. Lagu itu bergema, bukan sebagai simbol kemenangan, tapi pengingat ikatan emosional yang tak lekang waktu.
Messidoro tampak terharu. Ia bahkan menukar jersey dengan Sutanto Tan dan terlihat berbincang akrab dengan Moussa Sidibé—rekan lamanya di Persis yang kini kembali memperkuat tim.
“Malam yang indah. Aku kembali ke rumah pertamaku di Indonesia. Terima kasih atas semua cinta dan rasa hormat yang selalu kalian tunjukkan kepada saya,” tulis Messidoro lewat akun Instagram pribadinya (@alexis_messidoro), usai pertandingan.
Sepak bola memang tentang skor, tetapi lebih dari itu, olahraga ini juga tentang kenangan, perjuangan, dan cinta yang tetap hidup meski waktu dan kostum telah berubah. (nik)
Editor : Niko auglandy