Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Profil Persitara Jakarta Utara, Sejarah, Legenda, dan Hasil Pertandingan Lengkap di Liga 4 Nasional Musim Ini: Si Pitung Yang Sukses Naik Kasta

Niko auglandy • Minggu, 18 Mei 2025 | 23:49 WIB
Skuad Persitara Jakarta Utara yang terjun di Liga 4 Nasional musim 2024/2025.
Skuad Persitara Jakarta Utara yang terjun di Liga 4 Nasional musim 2024/2025.

RADARSOLO.COM - Persatuan Sepak Bola Indonesia Jakarta Utara atau lebih dikenal dengan nama Persitara Jakarta Utara, adalah klub sepak bola asal ibu kota yang bermarkas di Stadion Tugu, Jakarta Utara.

Klub ini dikenal luas dengan julukan Laskar Si Pitung, merujuk pada sosok legendaris dari Betawi yang menjadi simbol keberanian dan perjuangan rakyat kecil.

HASIL PECAHAN PERSIJA

Persitara secara resmi berdiri pada 29 Desember 1979, meski beberapa sumber menyebutkan tahun pendiriannya adalah 1975.

Sejarah kelahirannya tidak bisa dilepaskan dari peran Persija Jakarta yang kala itu menjadi satu-satunya representasi sepak bola Jakarta dan masih tergabung dalam Komisi Daerah (Komda) PSSI Jawa Barat.

Pada era 1970-an, muncul kebutuhan untuk membentuk struktur organisasi sepak bola yang lebih mandiri dan merata di wilayah Jakarta.

Pasalnya, Persija kesulitan menampung antusiasme klub-klub lokal yang terus bermunculan. Dari sinilah gagasan membentuk Komda PSSI Jakarta muncul.

Sebagai tindak lanjut, muncullah ide pembentukan "Persija-persija lain", seperti:

Namun, seiring berjalannya waktu, Persijatimut pecah dan dari situ terbentuklah Persitara Jakarta Utara sebagai entitas tersendiri.

Nama lengkapnya: Persatuan Sepak Bola Indonesia Jakarta Utara, yang secara resmi digunakan mulai tahun 1985.

PRESTASI: DARI PERSERIKATAN HINGGA PERNAH DI LIGA SUPER

Persitara Jakarta Utara memiliki jejak panjang dalam kancah sepak bola nasional. Prestasi terbaik mereka di era Perserikatan terjadi pada musim 1985/1986, saat sukses menembus Divisi Utama Perserikatan, kasta tertinggi sepak bola Indonesia kala itu.

Tidak hanya itu, Persitara juga tercatat sebagai salah satu kontestan Indonesia Super League (ISL) musim 2008/2009, sebuah pencapaian prestisius karena ISL merupakan liga paling elit di tanah air pada masanya.

Meskipun hanya mampu bertahan dua musim, kehadiran mereka di ISL menunjukkan kualitas tim yang pernah menjadi kekuatan sepak bola ibu kota.

Rekam Jejak Musim dan Capaian Penting Persitara:

SEMPAT DIBELA PARA LEGENDA

Sebagai salah satu klub legendaris ibu kota, Persitara Jakarta Utara pernah menjadi rumah bagi sejumlah pemain bintang, baik lokal maupun asing.

Kehadiran mereka sempat mengangkat pamor Laskar Si Pitung di kancah sepak bola nasional, terutama saat klub ini berlaga di kasta tertinggi Liga Indonesia.

Beberapa nama besar yang pernah mengenakan seragam Persitara antara lain:

Kehadiran pemain-pemain tersebut menjadi bukti bahwa Persitara pernah berada di level kompetitif yang tinggi dan menjadi tujuan para pemain berkualitas.

Kini, setelah memastikan promosi ke Liga 3 musim depan, publik berharap klub kebanggaan warga Jakarta Utara ini bisa kembali menghadirkan bintang-bintang baru yang bersinar di pentas nasional.

AWAL KEBANGKITAN: JUARA KETIGA LIGA 4 JAKARTA

Musim 2024/2025 menjadi titik awal kebangkitan Persitara Jakarta Utara.

Tim berjuluk Laskar Si Pitung itu sukses finis di posisi ketiga Liga 4 zona DKI Jakarta setelah membantai Jakarta United dengan skor telak 6-1 pada laga perebutan tempat ketiga, Kamis, 17 April 2025.

Pertandingan yang digelar di Stadion Tugu itu menjadi pembuktian bahwa Persitara belum habis.

Mereka tampil trengginas sejak menit awal, dan mengunci kemenangan dengan meyakinkan.

Hasil ini sekaligus mengamankan satu dari tiga tiket menuju babak nasional, mendampingi Batavia FC dan Asiop yang lebih dulu mengunci posisi dua teratas.

Pada laga final di hari yang sama, Batavia FC keluar sebagai juara usai mengalahkan Asiop dengan skor 2-0.

Ketiga tim—Batavia FC, Asiop, dan Persitara—resmi melangkah mewakili DKI Jakarta di putaran nasional Liga 4 Indonesia musim ini.

Langkah Persitara di tingkat nasional pun semakin menggairahkan, menghidupkan asa untuk kembali merajut kejayaan di kancah sepak bola nasional.

Lolos dari zona provinsi hanyalah awal, dan Laskar Si Pitung telah menunjukkan bahwa mereka siap kembali bersaing di level yang lebih tinggi.

Setelah memastikan diri lolos ke babak nasional sebagai peringkat ketiga zona DKI Jakarta, Persitara Jakarta Utara memulai langkah mereka di babak 64 besar Liga 4 Nasional 2024/2025 dengan penuh semangat.

BABAK 64 BESAR: MELESAT DI SOLO RAYA

Laskar Si Pitung tergabung di grup yang pertandingannya digelar di wilayah Solo Raya.

Di pertandingan pertama, mereka langsung menghadapi lawan tangguh Persebi Boyolali pada 21 April 2025 di Stadion Kebogiro Boyolali.

Sayangnya, hasil pertandingan ini tidak tercatat secara resmi dalam data yang tersedia.

Namun, Persitara menunjukkan kelasnya di dua laga berikut.

Pada 23 April, mereka mengalahkan Wahana FC dengan skor ketat 3-2, masih di Stadion Kebogiro.

Kemenangan ini menjadi modal penting dalam menjaga peluang lolos. Laga penentu pada 25 April menghadapkan mereka pada Persidom, dan Persitara tampil trengginas dengan kemenangan telak 3-0 di Stadion Kota Barat Solo.

Hasil ini membawa mereka lolos ke babak 32 besar.

BABAK 32 BESAR: LOLOS DRAMATIS LEWAT HEAD-TO-HEAD

Di fase 32 besar, Persitara masuk dalam Grup T yang digelar di Stadion Angkatan 45 Karanganyar. Mereka membuka perjuangan dengan kemenangan meyakinkan 4-2 atas Josal FC pada 29 April.

Namun, di laga kedua, 1 Mei 2025, Persitara tersandung. Mereka harus mengakui keunggulan Bintang Timur Atambua dengan skor 1-2, membuat persaingan di grup semakin sengit.

Persitara kembali membuktikan mentalitas juara pada laga pamungkas. Menghadapi Persika Karanganyar, yang sebelumnya tampil dominan, Persitara tampil luar biasa dan menang telak 4-0 pada 3 Mei 2025.

Menariknya, di akhir fase grup, tiga tim—Persitara, Bintang Timur Atambua, dan Josal FC—sama-sama mengantongi poin yang sama.

Namun, lewat regulasi head-to-head, Persitara dinyatakan lolos ke babak 16 besar sebagai runner-up Grup T, menemani Persika Karanganyar yang menjadi juara grup.

LOLOS KE 8 BESAR LIGA 4 DAN PROMOSI KE LIGA 3

Setelah lolos dramatis dari fase 32 besar, Persitara Jakarta Utara melanjutkan kiprahnya di babak 16 besar Liga 4 Nasional 2024/2025 dengan menempati Grup A.

Di grup ini, mereka harus menghadapi lawan-lawan tangguh seperti Batavia FC, Persibat Batang, dan PS Mojokerto Putra. Seluruh pertandingan dihelat di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta.

Langkah awal Persitara langsung diuji oleh tim sekota, Batavia FC, pada 10 Mei 2025. Dalam laga bertensi tinggi bertajuk "Derbi Jakarta", Persitara harus mengakui keunggulan Batavia dan takluk dengan skor 0-2.

Namun kekalahan tersebut justru memantik semangat Laskar Si Pitung.

Dua hari berselang, 12 Mei, mereka tampil solid dan meraih kemenangan penting 1-0 atas Persibat Batang.

Gol semata wayang dalam laga itu menjadi titik balik bagi Persitara di fase grup ini.

Laga terakhir melawan PS Mojokerto Putra pada 14 Mei menjadi krusial untuk penentuan klasemen akhir.

Bermain dengan penuh determinasi, Persitara kembali menang 1-0 dan mengamankan tiga poin penting.

Dengan raihan 6 poin dari dua kemenangan dan satu kekalahan, Persitara Jakarta Utara berhasil finis sebagai juara Grup A.

Hasil ini memastikan langkah mereka ke babak 8 besar Liga 4 Nasional, sekaligus mengamankan tiket promosi ke Liga 3 musim depan.

Kebangkitan Persitara dalam turnamen ini menjadi bukti mental baja dan kesiapan mereka untuk kembali bersaing di level yang lebih tinggi.

Dukungan penuh dari publik Jakarta Utara pun menjadi modal moral tambahan bagi tim berjuluk Laskar Si Pitung tersebut dalam mengejar ambisi lebih tinggi: juara Liga 4 2024/2025.

PERSAINGAN PANAS DI KOTABARAT

Babak 8 besar Liga 4 Nasional 2024/2025 siap menyajikan duel panas di Grup A, yang akan berlangsung di Lapangan Kotabarat, Solo, mulai 20 hingga 24 Mei 2025.

Empat tim terbaik dari wilayah berbeda bersaing memperebutkan tiket ke semifinal sekaligus membuktikan diri sebagai kandidat kuat juara nasional.

Grup A berisikan Tribrata Rafflesia FC, Persitara Jakarta Utara, Persebata Lembata dan Perseden Denpasar.

Persitara Jakarta Utara, si “Laskar Si Pitung”, tampil garang di babak 16 besar. Meski sempat kalah di laga perdana, mereka bangkit luar biasa dan menutup fase grup sebagai juara.

Mentalitas mereka menjadi modal besar dalam pertarungan grup yang padat dan krusial ini.

Tribrata Rafflesia FC dari Bengkulu datang dengan status sebagai tim pertama yang lolos ke 8 besar. Mereka tampil konsisten sejak fase awal dan membawa semangat "Laskar Badak Gilo" untuk terus membuat kejutan. Tapi lawan-lawan di Grup A bukan tim sembarangan.

Wakil dari timur Indonesia, Persebata Lembata (NTT), juga datang dengan semangat tak kenal menyerah. Bermodal permainan disiplin dan semangat khas "Laskar Sembur Paus", Persebata menyingkirkan banyak prediksi dan melaju mulus hingga fase ini.

Satu lagi kekuatan berbahaya hadir dari Bali. Perseden Denpasar, tim penuh tradisi dan pengalaman, menjadi wakil Pulau Dewata yang siap bersaing di tingkat nasional. Dengan komposisi pemain muda dan taktik matang, mereka menjadi lawan yang wajib diwaspadai.

Pertarungan di Grup A dipastikan berjalan keras dan menarik. Dengan hanya dua slot menuju semifinal, setiap laga ibarat final. Satu kesalahan bisa berakibat fatal, satu kemenangan bisa mengantar ke panggung juara. (nik)

 

Editor : Niko auglandy
#liga 4 #Batavia FC #persitara jakarta utara