RADARSOLO.COM – Setelah dipastikan aman dari ancaman degradasi, Persis Solo justru diwarnai kejutan lain.
Bos utama klub, Kaesang Pangarep, memberi sinyal akan mundur dari jabatannya sebagai pemilik Persis Solo.
Sinyal itu terlontar dari komentarnya di kanal YouTube resmi Persis, Sabtu (18/5/2025) malam.
Kalimatnya singkat, namun sarat makna: “Suwun sis masih stay Liga 1. Pamit yo.” Ungkapan ini langsung menyulut spekulasi di kalangan suporter dan pengamat sepak bola nasional.
Banyak yang menafsirkan bahwa Kaesang benar-benar akan meninggalkan klub yang telah ia besarkan sejak 2021.
Sebagai informasi, Kaesang resmi mengakuisisi mayoritas saham PT Persis Solo Saestu (PSS) pada 20 Maret 2021.
Kala itu, ia tidak sendiri. Putra bungsu Presiden Joko Widodo ini menggandeng dua sosok penting: Menteri BUMN Erick Thohir dan pengusaha muda Kevin Nugroho.
Tangan dingin ketiganya langsung membawa angin perubahan.
Pada musim pertama, Persis Solo sukses menjuarai Liga 2 2021 dan memastikan promosi ke Liga 1. Tak hanya itu, sistem pembinaan pemain muda juga diperkuat lewat Persis Youth Academy.
Baca Juga: Prank Bos Persis Solo Kaesang Pangarep, Bikin Geger Banyak Orang
Tim U-16, U-18, dan U-20 aktif mengikuti kompetisi Elite Pro Academy (EPA), bahkan Persis U-20 berhasil menjadi juara EPA musim 2024.
Persis Women juga sempat dibentuk dan menjadi lumbung talenta Timnas Putri Indonesia seperti Safira Ika dan Helsya Maeisyaroh. Sayangnya, tim wanita ini dibubarkan pada 2023.
Baca Juga: Ong Kim Swee Terpukau dengan Fanatisme dan Loyalitas Suporter Persis Solo
Di sisi bisnis, Kaesang dan timnya mengembangkan Persis Store sebagai sumber pemasukan lewat penjualan jersey dan merchandise resmi. Kini, klub kebanggaan wong Solo tersebut memiliki dua toko resmi—satu di area Stadion Manahan, satu lagi di Karanganyar.
Namun, pamitnya Kaesang masih menjadi teka-teki. Manajemen Persis belum memberikan pernyataan resmi hingga berita ini ditulis.
Beberapa pihak menilai ini bisa jadi hanya “prank” seperti yang pernah terjadi pada 2022 lalu, saat Kaesang mengucap “pamit” usai Persis juara Liga 2.
Saat itu, Kevin Nugroho meluruskan bahwa maksud pamit hanyalah ingin mudik lebaran.
Kini, ucapan “pamit” kembali muncul. Bedanya, sejak Kaesang aktif di dunia politik, kehadirannya di stadion mulai berkurang drastis.
Jika pada 2021 hampir di tiap laga ia hadir langsung mendukung Persis dari tribun, kini sosoknya lebih sering absen.
Apakah benar Kaesang akan angkat kaki dari klub? Ataukah ini hanya “drama” lain dari sang pemilik yang dikenal penuh kejutan? Yang jelas, publik Solo dan pendukung setia Laskar Sambernyawa kini dibuat harap-harap cemas menanti klarifikasi resmi. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy