Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Eky Taufik Menangis Haru, Persis Solo Akhirnya Selamat dari Jurang Degradasi Liga 1

Niko auglandy • Senin, 19 Mei 2025 | 05:11 WIB

Bek Persis Solo Eky Taufik saat mengawal striker Dewa United Egy Maulana Vikri di Stadion Manahan (17/5/2025).
Bek Persis Solo Eky Taufik saat mengawal striker Dewa United Egy Maulana Vikri di Stadion Manahan (17/5/2025).

RADARSOLO.COM – Persis Solo akhirnya bisa bernapas lega. Hasil imbang 1-1 melawan Dewa United di pekan ke-33 BRI Liga 1 2024/2025 terbikang cukup aman.

Hasil ini juga menjadi titik aman bagi Laskar Sambernyawa untuk memastikan satu tempat di kasta tertinggi musim depan.

Bertanding di Stadion Manahan, Sabtu (17/5) malam, Persis mengakhiri laga kandang terakhir musim ini dengan satu poin krusial.

Hasil tersebut menempatkan mereka di posisi ke-13 klasemen sementara dengan torehan 36 poin.

Dengan hanya satu pertandingan tersisa, perolehan poin Persis sudah tak mungkin lagi dikejar oleh tiga tim terbawah: PSS Sleman (31 poin), Barito Putera (31 poin), dan PSIS Semarang (25 poin).

Artinya, apapun hasil laga terakhir, Persis tetap aman dari ancaman degradasi.

Bek senior Persis Solo Eky Taufik, menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian ini.

“Alhamdulillah, pertandingan lawan Dewa United kami mendapatkan 1 poin. Hasil ini membawa Persis Solo bisa bertanding di Liga 1 musim depan,” ujarnya dalam sesi jumpa pers usai pertandingan.

Baca Juga: Last Dance in Manahan, Pertanda Sananta Pamitan ke Persis Solo?

Eky mengakui bahwa menghadapi Dewa United bukan perkara mudah. Tim tamu saat ini menempati posisi runner-up klasemen sementara dan diperkuat deretan pemain timnas serta legiun asing berkualitas.

“Pertandingan ini sangat berat bagi kami. Kami tahu Dewa United tim yang sangat bagus dari semua aspek. Kami melaksanakan instruksi pelatih agar selalu fokus sepanjang pertandingan,” lanjutnya.

Baca Juga: Kaesang Isyaratkan Pamit dari Persis Solo, Publik Bertanya: Serius atau Sekadar Prank Lagi?

Laga tersebut juga menjadi penampilan kandang terakhir Persis musim ini. Stadion Manahan dipadati suporter yang memberikan dukungan luar biasa. Eky pun menilai atmosfer itu sangat berarti bagi para pemain.

“Tentunya suporter luar biasa. Terima kasih saya ucapkan untuk semua suporter Persis telah mendampingi kami dalam keadaan sulit,” ucapnya.

Musim ini memang bukan perjalanan yang mudah bagi Persis. Mereka sempat lama berkutat di papan bawah, bahkan berada di zona degradasi selama beberapa pekan. Namun semangat untuk bangkit tak pernah padam.

Tak hanya lewat kerja keras di lapangan dan latihan, para pemain juga membangun kekompakan di luar lapangan.

“Di awal musim kita sangat susah sekali. Mereka (suporter) memiliki inisiatif untuk mengadakan doa bersama, mengadakan pertemuan dengan para pemain. Itu sangat penting bagi kami. Mereka menaikkan mentalitas dan moral kami,” kenangnya.

Baca Juga: Drama VAR dan Gol Dianulir, Persis Solo Tetap Tersenyum Ditahan Seri Dewa United di Laga Home Terakhir di Liga 1 Musim Ini di Manahan

Eky mempersembahkan hasil ini untuk para pendukung setia.

“Terima kasih para suporter telah mendukung dalam kesulitan maupun senang. Tentunya hasil ini kami persembahkan untuk semua suporter dan kita akan membenahi lagi untuk musim depan,” tegasnya.

Persis Solo masih memiliki satu pertandingan tersisa, yakni menghadapi Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, 24 Mei 2025 mendatang. Laga ini dipastikan tidak mudah.

Persib sudah memastikan diri menjadi juara musim ini, dan mereka pasti ingin menutup musim dengan kemenangan.

Namun Persis tak ingin menjadi pelengkap pesta. Justru sebaliknya, tim besutan Ong Kim Swee bertekad memberi kejutan. (nik)

Editor : Niko auglandy
#persib bandung #Dewa United #persis solo #liga 1