RADARSOLO.COM - Batavia Football Club atau Batavia FC adalah salah satu klub sepak bola asal Jakarta Selatan yang saat ini sedang naik daun di kancah sepak bola nasional.
Bermarkas di Stadion Soemantri Brodjonegoro, tim ini dikenal dengan semangat mudanya dan pendekatan permainan modern yang atraktif.
BERPROSES MENUJU TIM ELITE
Didirikan pada tahun 2010, Batavia FC memulai perjalanan sebagai klub lokal yang membina banyak talenta muda dari kawasan ibu kota.
Meski tergolong muda dibandingkan klub-klub legendaris lain di DK Jakarta, Batavia FC perlahan membangun reputasinya lewat prestasi demi prestasi.
Salah satu pencapaian penting klub ini terjadi pada musim 2021, saat mereka menjuarai Liga 3 DKI Jakarta setelah mengalahkan klub elit Asiop dengan skor 1-0 di partai final.
BERJAYA DI LIGA 4 DK JAKARTA 2025/2026
Musim 2024/2025 menjadi momen bersejarah bagi Batavia FC.
Tampil konsisten sepanjang Liga 4 Zona DK Jakarta, mereka sukses menjuarai regional setelah menang meyakinkan 2-0 atas Asiop di final yang digelar di Stadion Tugu.
Bersama Asiop dan Persitara, Batavia FC lolos ke babak nasional mewakili Jakarta.
Batavia FC, klub asal Jakarta Selatan yang dilatih oleh eks bek Timnas Indonesia Charis Yulianto, mencatatkan prestasi gemilang di ajang Liga 4 Nasional 2024/2025.
Setelah tampil konsisten sejak fase zona DKI Jakarta, Batavia FC melanjutkan tren positif hingga berhasil menembus babak 8 besar dan promosi ke Liga 3 musim depan.
BABAK NASIONAL BERJUANG UNTUK TANGGUH
Batavia berjuang di Loga 4 nasional 2024/2025. Dimulai dari fase babak 64 Besar.
Mengawali langkah di Stadion Brawijaya Kediri, Batavia FC tampil meyakinkan dalam tiga laga fase Grup:
- 22 April 2025: Batavia FC vs Pesik Kuningan – 2-0
- 24 April 2025: Batavia FC vs Persikasi Bekasi – 1-0
- 26 April 2025: Batavia FC vs Inter Kediri – 0-0
Dengan dua kemenangan dan satu hasil imbang tanpa kebobolan, Batavia melaju ke babak 32 besar sebagai juara grup.
Di babak 32 besar, Batavia tergabung di Grup V yang seluruh pertandingannya digelar di Stadion Thor Surabaya.
Lawan-lawan mereka antara lain Persikoba Kota Batu, Persimer Merauke, dan PSPP Padang Panjang.
- 30 April 2025: Batavia FC vs Persikoba – 4-1
- 2 Mei 2025: Batavia FC vs Persimer Merauke – 4-1
- 4 Mei 2025: Batavia FC vs PSPP Padang Panjang – 3-0
Total mencetak 11 gol dan hanya kebobolan 2 kali, Batavia kembali tampil dominan dan lolos ke babak 16 besar sebagai juara grup.
Di babak 16 besar, Batavia masuk Grup A bersama Persitara Jakarta Utara, Persibat Batang, dan PS Mojokerto Putra.
Laga berlangsung di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta.
- 10 Mei 2025: Batavia FC vs Persitara – 2-0
- 12 Mei 2025: Batavia FC vs PS Mojokerto Putra – 3-3
- 14 Mei 2025: Batavia FC vs Persibat Batang – 1-1
Meski hanya meraih dua hasil imbang di dua laga terakhir, raihan 5 poin dari satu kemenangan dan dua imbang cukup untuk mengantarkan Batavia FC sebagai runner-up Grup A dan memastikan tiket ke babak 8 besar sekaligus promosi ke Liga 3.
MASUK GRUP NERAKA DI SRIWEDARI
Babak 8 besar Liga 4 Nasional 2024/2025 resmi digelar mulai 20 hingga 24 Mei 2025. Salah satu grup paling dinantikan ialah Grup B, yang mempertemukan empat tim tangguh: Batavia FC, Persika Karanganyar, Sang Maestro FC, dan Pekanbaru FC.
Bertempat di Stadion Sriwedari Solo, Grup B disebut-sebut sebagai “grup neraka” karena dihuni tim-tim dengan rekor impresif sejak fase awal.
Batavia FC, sang wakil ibu kota yang dilatih mantan bintang Timnas Indonesia Charis Yulianto, datang dengan status runner-up Grup A babak 16 besar.
Mereka akan menghadapi tekanan berat dari tim tuan rumah, Persika Karanganyar, yang belum pernah kalah di sepanjang kompetisi nasional musim ini.
Persika, yang tampil bak kuda hitam, mencatatkan lini depan yang tajam dan pertahanan solid.
Bermain di kandang sendiri jelas menjadi modal tambahan bagi Laskar Lawu untuk terus menjaga rapor bersih mereka dan merebut tiket ke semifinal.
Namun dua tim lainnya tak bisa diremehkan.
Sang Maestro FC, tim penuh kejutan dari Jawa Timur, tampil mengejutkan di babak 16 besar dan mampu menyingkirkan lawan-lawan tangguh.
Sementara Pekanbaru FC, sebagai wakil kuat dari Sumatera, juga mencatatkan kemenangan penting yang mengantar mereka ke fase delapan besar.
Dengan hanya dua tiket semifinal yang tersedia, setiap laga di Grup B dipastikan berlangsung ketat. Satu kesalahan kecil bisa jadi penentu nasib. Tak ada ruang untuk lengah, karena empat tim ini datang dengan tekad sama—naik panggung sebagai juara nasional Liga 4. (nik)
Editor : Niko auglandy