RADARSOLO.COM - Penyerang Persika Karanganyar M. Rizqi Fauzan menyandang gelar top skor Liga 4 Putaran Nasional dengan koleksi 14 gol.
Torehan itu sekaligus menegaskan peran sentralnya dalam membawa Persika menembus persaingan level nasional.
Tak lantas jumawa, Rizqi menyebut bahwa prestasinya tidak terlepas dari buah kerja sama tim. Tanpa adanya kolektivitas para elemen Laskar Singo Lawu, dia tidak akan bisa sampai di titik ini.
"Ini bukan karena saya yang hebat, tapi ini karena kerja sama tim," sebutnya saat ditemui awak media setelah partai pamungkas antara Persika Karanganyar vs Tribrata Rafflesia FC di Stadion Manahan, Selasa (27/5) lalu.
Selama sepuluh bulan terakhir, Rizqi dan rekan-rekannya di Persika telah membangun kekompakan yang matang. Waktu panjang itu membentuk chemistry dalam tim, yang menurutnya menjadi modal utama dalam setiap pertandingan.
"Kami sudah 10 bulan bareng, dapat chemistry, teman-teman support saya untuk mencetak gol," ucapnya.
Menurut Rizqi, keberhasilan mencetak golnya juga berasal dari kecerdikan membaca permainan. Termasuk pintar-pintarnya mencari ruang untuk membobol gawang lawan.
"Di samping rezeki, kuncinya mungkin pinter-pinter cari ruang buat cetak gol," lanjutnya.
Terbaru, Rizqi menyumbangkan gol bagi Persika di titik putih saat laga final. Itu merupakan satu gol di antara dua gol yang diciptakan Persika sore itu. Dalam laga final, Persika harus mengakui keunggulan Tribrata dengan skor 2-3.
Soal masa depannya, Rizqi belum bisa memastikan langkah selanjutnya. Dia mengaku belum mendapat kepastian dari manajemen Persika. Namun, sinyal dari tim-tim Liga 2 mulai berdatangan.
"Ya sementara ini belum ada omongan dari manajemen Persika. Tapi alhamdulillah sudah ada 2 tim yang kontak saya. Tapi belum tahu ke depannya seperti apa, yang pasti semoga pilihan terbaik untuk saya," sebutnya.
Diminta membocorkan tim-tim yang menawarinya, Rizqi enggan berkata banyak. Yang pasti satu tim Liga 2 dari Jawa Tengah dan satunya lagi dari Jawa Timur. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy