RADARSOLO.COM - Nama Persikas Subang jadi buah bibir pecinta sepak bola di Indonesia, dalam dua hari terakhir.
Ini terjadi karena adanya insiden antara suporter Persikas Subang dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) dalam acara "Nganjang Ka Rakyat" di Desa Sukamandijaya, Kecamatan Ciasem, Subang, Rabu malam (28/5/2025), mendadak viral dan menyita perhatian publik.
Saat itu, Dedi Mulyadi sedang berbicara di atas panggung, namun sekelompok suporter membentangkan spanduk bertuliskan penolakan terhadap penjualan klub Persikas.
"Enggak mikir kamu, ini bukan forum Persikas, ini forum saya dengan rakyat. Mikir kamu. Punya otak kamu. Ngaku anak muda, ngaku berpendidikan, enggak punya otak. Ini penderitaan rakyat. Urusan Persikas bukan di sini, di lapangan dan bukan urusan saya," kata KDM dengan nada tinggi.
Aksi tersebut membuat nama Persikas Subang menjadi buah bibir. Spanduk bertuliskan "Selamatkan Persikas" dan yel-yel penolakan terhadap penjualan klub membuat suasana memanas.
Bicara tim ini, Persikas Subang musim lalu tampil di Liga 2 2024/2025 setelah berhasil promosi dari Liga 3.
Klub asal Jawa Barat ini sejatinya membangun tim dengan cukup serius untuk bisa bersaing di kasta kedua sepak bola nasional.
Salah satu nama beken yang sempat berseragam Persikas adalah kiper Jandia Eka Putra.
Tak hanya itu, dua mantan pemain asing PSS Sleman—Guilherme Batata dan Yevgen Bokhashvili—juga sempat bergabung bersama tim ini.
Selain itu ada juga sosok sosok Hamdan Zamzami.
Menariknya, pada musim lalu, Persikas juga diperkuat oleh dua eks pemain Persis Solo yang berasal dari wilayah Solo Raya.
Nama pertama adalah M. Isa, gelandang serang yang pernah memperkuat Persis Solo pada musim 2019–2020.
Sepanjang kariernya, M. Isa juga sempat memperkuat Madura FC (2019), Persiraja Banda Aceh (2021), dan Gresik United (2022).
Pada Liga 2 musim lalu, ia tampil bersama Persikas Subang di awal musim. Dalam babak penyisihan, M. Isa tampil dalam 11 laga dan mencetak 3 gol dengan total durasi bermain 870 menit.
Namun, pada babak playoff degradasi Liga 2 2024/2025, M. Isa memutuskan pindah ke RANS Nusantara FC dan mencatat enam penampilan bersama klub tersebut.
Selain Isa, nama lain dari Solo Raya yang juga memperkuat Persikas musim lalu adalah Fajar Zainul, bek asal Karanganyar.
Fajar tercatat sebagai pemain Persis Solo sejak 2019 hingga 2024. Sayangnya, ia gagal menembus skuad utama dan lebih sering dipinjamkan ke klub lain, seperti PSCS Cilacap (2022/2023) dan Sriwijaya FC (2023/2024).
Sebelum bergabung ke Persikas Subang, Fajar juga sempat memperkuat Persikota Tangerang.
Bersama Persikas, Fajar tampil dalam enam pertandingan di Liga 2 2024/2025. Kontribusinya membantu Persikas bertahan di Liga 2 setelah harus berjuang melalui babak playoff degradasi.
Kisah dua pemain Solo Raya ini menjadi catatan menarik dari perjalanan Persikas Subang yang penuh liku di musim perdananya di Liga 2. (nik)