RADARSOLO.COM - Musim telah berlalu. Babak anyar siap dimulai. 18 kontestan Liga 1 musim depan, pastinya sudah merancang jadwal persiapan skuad.
Tak terkecuali Laskar Sambernyawa -sebutan Persis Solo-. Mereka dijadwalkan kembali ke sesi latihan pasca pekan ketiga bulan ini.
"Rencana tim kembali berlatih pasca minggu ke-3 di bulan Juni," hemat Media Officer Persis Solo Bryan Barcelona.
Praktis, masih ada waktu kurang lebih satu setengah hingga dua minggu bagi skuad untuk berkumpul.
Hadir kembali ke Kota Bengawan, memulai fase transisi dari evaluasi performa ke perencanaan musim depan dengan semangat baru di tubuh bond kebanggaan wong Solo.
Kompetisi sendiri kabarnya bakal dilangsungkan Agustus mendatang.
Sebelum itu, Laskar Sambernyawa seharusnya perlahan mengumumkan siapa saja amunisi yang akan membelanya musim depan.
Termasuk wajah anyar, juga nama-nama yang diputuskan untuk tetap bertahan.
Lantas, bagaimana kabar tim lain?
Di masa transisi musim anyar ini, sang champions, Persib Bandung telah mempersiapkan program individu bagi pemainnya. Pelatih fisik Persib, Miro Petric akan memberikannya ke pemain pada pekan kedua bulan Juni 2025.
Mengutip dari laman Persib, program latihan individu secara mandiri ini merupakan awal persiapan Maung Bandung menghadapi musim baru. Dari program latihan ini diharapkan bisa tetap menjaga kebugaran selama masa liburan panjang yang diberikan.
Petric menjelaskan musim 2024/2025 berjalan cukup panjang dan melelahkan, baik fisik maupun mental. Oleh karena itu, menurutnya penting bagi para pemain untuk beristirahat sejenak.
"Meski begitu, saya tetap berkomunikasi dengan beberapa dari mereka. Pastinya, mereka tidak bisa diam terlalu lama. Bahkan saat liburan, mereka harus tetap aktif," ucapnya.
Program latihan individu ini digodok bersama tim pelatih lainnya. Menu latihan yang akan diberikan bertahap dari mulai menu ringan dan tidak terlalu menyita banyak waktu berlibur pemain.
"Bersama Coach Yaya (Sunarya), kami telah menyusun program latihan individu bertahap yang dimulai dua minggu terakhir masa libur mereka. Program ini dimulai dengan ringan dan secara bertahap meningkat. Ini untuk membantu mereka kembali ke ritme tanpa kehilangan waktu santai," paparnya.
Latihan ini diyakini bakal dimaksimalkan oleh para pemain. Patric pun mempercayai para pemain bisa menjalankannya dengan baik. Apalagi mereka merupakan pemain professional.
"Pemain profesional jauh lebih mengenal tubuh mereka sendiri. Sejujurnya, mereka tidak perlu saya awasi terus-menerus sepanjang tahun. Mereka pantas mendapatkan waktu istirahat dari latihan dan juga dari saya," tandasnya. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy